Kamboja: Ancaman Perdagangan Uni Eropa Adalah Ketidakadilan Ekstrim

Kamboja/Net

Kementerian Luar Negeri Kamboja mengatakan bahwa keputusan Uni Eropa untuk meningkatkan tekanan perdagangan terhadap Kamboja terkait masalah hal asasi manusia adalah bentuk ketidakadilan yang ekstrim. Hal itu dinilai berisiko menghancurkan kemajuan pembangunan selama puluhan tahun di negara itu.

Diketahui bahwa Uni Eropa pekan lalu mengatakan Kamboja akan kehilangan akses khususnya ke blok perdagangan terbesar dunia itu. Langkah itu diambil sebagai tanggapan terhadap masalah hak asasi manusia seputar pemilihan Juli yang memperpanjang pemerintahan tiga dekade Presiden Perdana Menteri Hun Sen.

"Pemerintah Kamboja hanya bisa mengambil keputusan ini sebagai ketidakadilan ekstrem ketika Uni Eropa secara terang-terangan mengabaikan kemajuan besar yang dibuat oleh negara itu, meskipun masa lalu yang tragis," kata Menteri Luar Negeri Kamboja dalam sebuah pernyataan (Kamis, 11/10).

"Dengan menerapkan langkah-langkah penarikan ini, Komisi Eropa berisiko meniadakan upaya pengembangan selama dua puluh tahun," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Uni Eropa mengumumkan bahwa Kamboja akan kehilangan akses khususnya ke pasar Eropa di bawah Skema Perdagangan Khusus Everything But Arms (EBA) setelah melakukan tinjauan enam bulan status bebas bea Kamboja.

Padahal, selama dua dekade terakhir, Kamboja adalah ekonomi tercepat keenam di dunia, dengan tingkat pertumbuhan PDB rata-rata 7,6 persen, menurut Bank Dunia, sebagian besar karena ekspor garmennya yang sebagian besar terikat untuk Uni Eropa dan Amerika Serikat. [mel]

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Retorika Erdogan Soal Kebangkitan Hagia Sophia Dan Pembebasan Al-Aqsa Tidak Membantu Palestina
Dunia

Retorika Erdogan Soal Kebang..

16 Juli 2020 18:25
Bulan Depan Indonesia Jadi Presiden DK PBB Lagi, Ini Agenda Yang Akan Dibahas
Dunia

Bulan Depan Indonesia Jadi P..

16 Juli 2020 17:50
Raja Felipe VI Beri Penghormatan Kepada 28 Ribu Lebih Korban Meninggal Karena Covid-19 Dalam Sebuah Upacara
Dunia

Raja Felipe VI Beri Penghorm..

16 Juli 2020 17:14
Puji Kegigihan Menlu Retno Bantu Perjuangan Palestina, Waketum MUI: Iron Lady Dari Indonesia
Dunia

Puji Kegigihan Menlu Retno B..

16 Juli 2020 17:07
Jelang Musim Dingin, Korsel Wajib Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit
Dunia

Jelang Musim Dingin, Korsel ..

16 Juli 2020 16:59
Trump 'Jualan' Di Akun Medsos, Netizen Pun Ramai Teriak Boikot
Dunia

Trump 'Jualan' Di Akun Medso..

16 Juli 2020 16:31
Bertemu Delegasi Hamas, Dubes Kuba: Semua Konspirasi Israel Dan Amerika Di Palestina Ditakdirkan Untuk Gagal
Dunia

Bertemu Delegasi Hamas, Dube..

16 Juli 2020 15:48
NYT: Trump Siapkan Sanksi Baru, Anggota Partai Komunis China Dan Keluarganya Dilarang Masuk AS
Dunia

NYT: Trump Siapkan Sanksi Ba..

16 Juli 2020 15:44