RI-Kamboja Sepakati Perjanjian Penghindaran Pajak

Selasa, 04 Desember 2018, 15:20 WIB
Laporan: Aprilia Rahapit

Prak Sokhonn dan Retno Marsudi/RMOL

Pemerintah Indonesia dan Kamboja sepakat untuk memperkuat kerjasama ekonomi serta menyepakati perjanjian penghindaran pajak.

"Dalam perdagangan dua arah telah mengalami trend positif meningkat 10,86 persen selama lima tahun terakhir," jelas Menlu Retno Marsudi usai melakukan diskusi tertutup dengan Menlu Kamboja Prak Sokhonn di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).

Di sektor swasta, Ciputra telah mengembangkan Grand Phnom Penh International City dengan total investasi senilai 70 juta dolar AS.

"PT Deltomed dan Dynamic Pharma (perusahaan Kamboja) juga telah menangani (proyek) perkiraan nilai 60 ribu dolar AS per tahun,” ujar Retno

Sementara itu, PT Garuda Food untuk produk makanan diperkirakan telah berinvestasi sebesar 70 ribu dolar AS per tahun, dan JHL Group telah menyelesaikan proyek Kompong Dewa dengan investasi sekitar 100 juta dolar AS.

"Kami sepakat untuk mempercepat pemberlakuan kesepakatan tersebut secara internal," demikian Menlu Retno.[wid]

EDITOR:

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Karya | Puisi Hari Ini

Rabu, 15 Januari 2020
Video

Awal Tahun, Tiga Pengedar Narkoba Berhasil Dibekuk

Rabu, 15 Januari 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Budaya | Puisi Hari Ini

Kamis, 16 Januari 2020