AS Tangkal Eks Presiden Gambia

Yahhya Jammeh/Net

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mecekal mantan presiden Gambia, Yahya Jammeh dan anggota keluarga dekatnya untuk masuk ke Amerika Serikat.

Keputusan yang diumumkan pada hari Senin (9/12) itu muncul hampir dua tahun setelah Jammeh dipaksa mengasingkan diri di Guinea Ekuatorial setelah dia menolak untuk mengakui kekalahan dalam pemilihan presiden.

Jammeh yan memerintah negara kecil di Afrika Barat itu selama dua dekade diketahui lenser dari kekuasaannya setelah kalah dalam pemilihan demokratis untuk Adama Barrow pada bulan Desember 2016.

Namun, Jammeh menolak mengundurkan diri, yang mendorong ancaman militer oleh Uni Afrika dan badan regional Afrika Barat, ECOWAS. Dia melarikan diri ke Equatorial Guinea pada Januari 2017.

Departemen Luar Negeri mengatakan Jammeh kini dilarang masuk ke negara itu di bawah kategori yang berlaku untuk pejabat pemerintah asing yang diyakini telah melakukan korupsi yang signifikan atau pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia.

Selain Jammeh, istrinya Zineb, dan putri mereka Mariam dan putra Muhammad juga dilarang masuk ke Amerika Serikat.

Jammeh sendiri diketahui memiliki real estat di Potomac, Maryland, sekitar 24 km dari Washington, DC.

Real estate itu sebelumnya dimiliki oleh mantan pemain bola basket Amerika, Calbert Cheaney, yang kemudian dijual ke kepercayaan keluarga Jammeh pada 2010 sebesar 3,5 juta dolar AS. [mel]
Tag:

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Diduga Terkait Dengan Tentara Pembebasan Rakyat, Dua Perusahaan Raksasa China Masuk Daftar Hitam AS
Dunia

Diduga Terkait Dengan Tentar..

30 November 2020 13:00
Kembali Ke Pangkuan Azerbaijan, Butuh Milyaran Dolar Untuk Membangun Agdam 'Hiroshima di Kaukasus'
Dunia

Kembali Ke Pangkuan Azerbaij..

30 November 2020 12:54
China Akan Bangun Megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Di Sungai Yarlung Tsangpo Tibet
Dunia

China Akan Bangun Megaproyek..

30 November 2020 12:44
Kemenhan Rusia: Rumah Sakit Lapangan Telah Tersedia Di Nagorno-Karabakh
Dunia

Kemenhan Rusia: Rumah Sakit ..

30 November 2020 12:32
Dihantam Pajak Impor Baru Oleh China, Dunia Menanti Reaksi Australia
Dunia

Dihantam Pajak Impor Baru Ol..

30 November 2020 11:56
Presiden Brasil: Sumber Yang Saya Miliki Tunjukkan Adanya Banyak Kecurangan Dalam Pilpres AS
Dunia

Presiden Brasil: Sumber Yang..

30 November 2020 11:42
Kedapatan Langgar Embargo Senjata Libya, Turki Harus Hadapi Sanksi Baru Dari Uni Eropa
Dunia

Kedapatan Langgar Embargo Se..

30 November 2020 11:20
Kasus Masih Tinggi, New York Bersiap Buka Kembali Sekolah Tatap Muka Pekan Depan
Dunia

Kasus Masih Tinggi, New York..

30 November 2020 11:10