Wartawati Senior Filipina Maria Ressa Telah Dibebaskan

Kamis, 14 Februari 2019, 14:11 WIB | Laporan: Mega Simarmata

Maria Ressa/Net

Wartawati senior Filipina, Maria Ressa yang juga pemimpin Rappler akhirnya dibebaskan.

Maria Ressa ditangkap Biro Investigasi Nasional Filipina, kemarin (Rabu, 13/2) atas tuduhan melanggar UU kejahatan siber karena artikel yang dipublikasikan @Rapple pada September 2012.

Maria dikenal sebagai jurnalis yang sangat kritis terhadap pemerintahan Duterte.

Ia sendiri yang mengabarkan pembebasan dirinya lewat akun twitternya pada hari ini (Kamis, 14/2).

"Akhirnya bebas. Terima kasih untuk dukungan anda semua," tulis Maria di akun Twitternya.

Sebelumnya, Presiden Rodrigo Duterte menanggapi bahwa penangkapan Maria sebagai langkah biasa dalam menanggapi pengaduan masyarakat. [wid]

Kolom Komentar


loading