Pelaku Teror Christchurch Harus Dihukum Seberat-beratnya

Sabtu, 16 Maret 2019, 11:43 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

Bursah Zarnubi/Net

. Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) mengecam keras aksi penembakan warga di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Tercatat 49 orang meninggal dari tindakan barbar dan keji ini. Sementara, puluhan korban lainnya mengalami luka-luka.

"Saya mengecam tindakan kejam dan biadab itu," ujar Ketua Umum PGK, Bursah Zarnubi, Sabtu (15/3).

Menurut Bursah, apapun alasannya, aksi teror tidak bisa dibenarkan dan itu kejahatan luar biasa. Karenya, menurut dia, terorisme harus menjadi musuh bersama semua negara-negara di dunia.

"Kita ingin dunia ini aman dari segala kejahatan dan terorisme," tukas Bursah.

Dia juga meminta pemerintah Selandia Baru segera mengusut dan menangkap aktor pelaku teror di dua masjid di Christchurch.

"Mereka harus ditangkap dan dihukum seberat-beranya," katanya.

Diharapkan aksi teror di Selandia Baru tidak terjadi di Indonesia. Selain itu, Bursah juga meminta masyarakat menahan diri, dan membantu pemerintah mewaspadai aksi-aksi terorisme.

"Karena teroris itu kejahatan kemanusian maka kita harus bersama-sama mencegahnya," tutupnya.

Kolom Komentar


loading