Brexit Hanya Bisa Diperpanjang Hingga 22 Mei

Kamis, 21 Maret 2019, 19:24 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Brexit/Net

Uni Eropa siap mengambil kendali atas Brexit dengan menolak permintaan Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk penundaan selama tiga bulan ke depan.
 
May pada Rabu kemarin (20/3) meminta perpanjangan periode negosiasi atas Brexit hingga 30 Juni.
 
Namun dutabesar negara-negara Uni Eropa dalam pertemuan yang membahas permintaan May itu satu suara. Mereka menilai perpanjangan akan menimbulkan risiko. Uni Eropa menetapkan bahwa 22 Mei merupakan batas akhir kesepakatan Brexit.
 
"Tanggal 22 Mei harus menjadi batas," kata seorang diplomat senior yang dikutip The Guardian.
 
"Alasannya adalah harus ada pesan yang sangat jelas dari Dewan Eropa. Ya untuk perpanjangan pendek dengan syarat bahwa Perdana Menteri (May) melewati kesepakatannya melalui Commons. Tapi di luar itu sangat rumit," sambungnya.
 
Kepala negara dan kepala pemerintah Uni Eropa menggelar pertemuan Kamis ini (21/3) untuk secara resmi menyetujui dengan suara bulat perpanjangan pada tanggal yang akan ditulis dalam komunike pertemuan puncak.

Kolom Komentar