Pria Kelahiran Turki Akui Penembakan Trem Utrech, Belanda Dalami Motif Terorisme

Jumat, 22 Maret 2019, 22:46 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Tanis/Net

Seorang pria yang dicurigai membunuh tiga orang dalam sebuah penembakan di sebuah trem di kota Utrecht pekan ini, mengakui kesalahannya kepada seorang hakim pada Jumat (22/3).
 
Dia adalah Gokmen Tanis, pria 37 tahun kelahiran Turki.
 
Dia dituduh melakukan penembakan pada 18 Maret dengan maksud terorisme.
 
Jaksa penuntut Belanda mengatakan bahwa Tanis bertindak sendirian.
 
Pihak berwenang saat ini tengah menyelidiki apakah dia memiliki motif pribadi lainnya.
 
Dikabarkan Reuters, jaksa penuntut tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang pengakuan Tanis karena menilai pentingnya penyelidikan lebih lanjut.

Kolom Komentar