Makin Rusuh, Perancis Larang Demonstrasi Rompi Kuning

Sabtu, 23 Maret 2019, 01:59 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Demonstrasi rompi kuning berujung rusuh/Net

Polisi Perancis melarang demonstran rompi kuning menggelar aksi di Champs-Élysées Paris pada hari Sabtu (22/3).
 
Larangan ini ditetapkan setelah aksi serupa memicu konflik yang menghancurkan sejumlah lokasi bisnis minggu lalu.
 
Pemerintah Perancis memperingatkan dengan tegas bahwa mereka berniat untuk bereaksi keras bila terjadi aksi kekerasan baru.
 
Bahkan untuk pertama kalinya, pemerintah Perancis mengerahkan tentara untuk membantu menjaga keamanan.
 
Dikabarkan BBC, gerakan rompi kuning atau "gilets jaunes" mulai turun ke jalan pada bulan November 2018 lalu. Aksi tersebut awalnya dilakukan karena protes pajak bahan bakar naik.
 
Namun gerakan tersebut ini segera berkembang menjadi pemberontakan yang lebih luas terhadap anggapan elitisme, di mana aktivis menyalahkan Presiden Emmanuel Macron.
 
Aksi semakin berkembang dan diwarnai konflik serta kekerasan dan kerusuhan.

Kolom Komentar