Obama: Teror Sri Lanka Adalah Serangan Terhadap Kemanusiaan

Minggu, 21 April 2019, 21:22 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Salah satu gereja yang menjadi target serangan/Net

Serangkaian ledakan yang terjadi di delapan lokasi di Sri Lanka, termasuk gereja dan hotel mewah telah menyebabkan setidaknya 207 orang meninggal dunia dan 450 lainnya luka-luka

Ledakan terjadi saat umat kristiani tengah melaksanakan misa Minggu Paskah.

Korban tewas bisa meningkat secara signifikan karena banyaknya korban. Setidaknya 27 orang asing diketahui telah meninggal dunia dalam teror tersebut.

Sejumlah pemimpin negara dan tokoh dunia mengecam kejadian tersebut.

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut bahwa serangan itu tidak lain adalah serangan terhadap kemanusiaan.

"Pada suatu hari yang didedikasikan untuk cinta, penebusan, dan pembaruan, kami berdoa untuk para korban dan berdiri bersama orang-orang Sri Lanka," tulis Obama di akun Twitternya.

Ledakan pertama dilaporkan terjadi di gereja St Anthony's Shrine di Kolombo. Dua gereja lain yang menjadi sasaran ledakan adalah St Sebastian di Negombo, sekitar 30 km dari ibukota dan satu lagi di Batticaloa, 250 km timur ibukota.

Kolom Komentar


loading