Kanselir Jerman: Uni Eropa Hindari Eskalasi Soal Perselisihan Nuklir Iran

Jumat, 10 Mei 2019, 00:19 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Kanselir Jerman Angela Merkel/Net

Uni Eropa ingin menghindari eskalasi dalam perselisihan tentang program nuklir Iran.

Begitu tegas Kanselir Jerman Angela Merkel pada hari Kamis (9/5). Dia menambahkan bahwa Teheran harus mengakui bahwa itu adalah kepentingannya sendiri untuk tetap berkomitmen pada kesepakatan nuklir.

Dikabarkan Reuters, Iran mengumumkan langkah-langkah terbaru pada hari Rabu (8/5) untuk mengurangi pembatasan pada program nuklirnya, sebagai tanggapan atas sanksi baru Amerika Serikat yang diberlakukan setelah Washington membatalkan kesepakatan setahun yang lalu.

Teheran mengumumkan akan melanjutkan pengayaan uranium tingkat tinggi jika kekuatan dunia tidak menepati janji mereka di bawah kesepakatan.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan para penandatangan yang tersisa, yakni Inggris, Perancis, Jerman, China dan Rusia memiliki waktu 60 hari untuk melaksanakan janji mereka untuk melindungi sektor minyak dan perbankan Iran dari sanksi Amerika Serikat.
Tag:

Kolom Komentar


loading