AS-Iran Bersitegang, Jerman Dan Belanda Tangguhkan Operasi Pelatihan Militer Di Irak

Rabu, 15 Mei 2019, 21:38 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Iran/Net

Jerman dan Belanda memutuskan untuk menangguhkan operasi pelatihan militer di Irak pada Rabu (15/5).

Keputusan itu diambil ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terjadi beberapa waktu terakhir.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan, Berlin tidak memiliki indikasi tentang serangan yang akan datang terhadap kepentingan Barat oleh Iran dan mengatakan program pelatihan dapat dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.

Sementara itu, sumber pemerintah Belanda, seperti dimuatReuters, juga mengumumkan penangguhan operasi pelatihan militer, dengan alasan ancaman keamanan yang tidak ditentukan.

Jerman diketahui memiliki 160 tentara yang terlibat dalam pelatihan pasukan Irak yang berusaha menahan gerilyawan ISIS.

Sedangkan Belanda memiliki 169 personel militer dan sipil di Irak, termasuk sekitar 50 di Erbil, tempat mereka membantu melatih pasukan Kurdi.

Kantor berita Belanda ANP mengatakan pasukan Belanda telah diperintahkan untuk tetap di dalam rumah sejak Minggu (12/5).

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019