Di Hadapan Dunia, JK Buka Pintu Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Wakil Presiden Jusuf Kalla/Dok

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen terhadap kerja sama internasional dalam penanggulangan bencana, khususnya pengurangan risiko bencana (PRB).
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pada pertemuan Global Pengurangan Risiko Bencana pada Kamis (16/5) di Centre International de Conférences Genève, Jenewa, Swiss.

Dalam rilis yang diterima redaksi, JK menyampaikan bahwa kerja sama tersebut tak hanya lingkup dalam negeri melainkan secara global.

“Kami memahami bahwa tidak ada satupun negara yang dapat menghadapi sendiri dampak bencana,” kata JK di hadapan para delegasi internasional.

Melalui kerja sama internasional, JK percaya penanggulangan bencana bisa ditangani dengan baik. Indonesia pun sejauh ini telah bekerja sama dengan beberapa negara, seperti Fiji, India, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, Jepang, Swiss, Amerika Serikat, dan negara-negara Asean.

Ditegaskan JK, Indonesia siap dan berkomitmen untuk mendukung perwujudan kerja sama internasional dalam PRB.

“Indonesia bersedia untuk menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang riset, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan kapasitas masyarakat lokal dalam menghadapi fenomena lama yang berulang," lanjutnya.

“Kami yakin bahwa multilateralisme tetap memainkan peranan penting dalam upaya bersama dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana,” imbuhnya.

Pengelolaan risiko bencana diakui menjadi prioritas Indonesia pada tingkat lokal maupun nasional. Hal tersebut telah secara konkret ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo guna memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Menutup pidatonya, Wapres JK mengapresiasi solidaritas masyarakat internasional yang diberikan kepada Indonesia saat terjadi bencana di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan dua provinsi di dekat Selat Sunda.

Sekadar informasi, pertemuan ini sendiri merupakan forum dua tahunan yang menjadi salah satu forum utama bagi multipihak untuk berkomitmen mengurangi risiko bencana dan membangun ketahanan masyarakat dan bangsa.

Selain itu, pertemuan ini sebagai ajang bagi masyarakat internasional untuk meninjau perkembangan dalam pelaksanaan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction, yang diadopsi pada tahun 2015.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Idul Fitri Ditengah Pandemi

Kamis, 28 Mei 2020
Video

VIRAL, Potongan Video SBY yang di Unggah Tahun 2018

Kamis, 28 Mei 2020

Artikel Lainnya

Lewat BNPB, KOTRA Sumbangkan 5.000 Alat Tes PCR
Dunia

Lewat BNPB, KOTRA Sumbangkan..

29 Mei 2020 17:21
AS Kerahkan Sistem Pertahanan Rudal THAAD Di Korea Selatan, China Geram
Dunia

AS Kerahkan Sistem Pertahana..

29 Mei 2020 16:18
Sudah Punya 15, Norwegia Tetap Tambah Tiga Lagi Pesawat Tempur Siluman F-35 Terbaru
Dunia

Sudah Punya 15, Norwegia Tet..

29 Mei 2020 16:12
China Bangun Terowongan Angin FL-62 Untuk Rancang Pesawat Tempur Generasi Keenam Sebelum 2035
Dunia

China Bangun Terowongan Angi..

29 Mei 2020 15:49
Soal UU Keamanan Nasional Hong Kong, Kemlu: Jika AS Terus Campur Tangan, China Siap Bertindak
Dunia

Soal UU Keamanan Nasional Ho..

29 Mei 2020 15:40
Gelombang Panas Dan Serbuan Belalang, Melengkapi Kesengsaraan India Di Tengah Pandemik Covid-19
Dunia

Gelombang Panas Dan Serbuan ..

29 Mei 2020 15:26
Apresiasi Tenaga Medis, Tim Aerobatik Jepang Hiasi Langit Tokyo
Dunia

Apresiasi Tenaga Medis, Tim ..

29 Mei 2020 15:01
Khawatir Ada Mata-mata Di Kampus, Trump Titahkan Pembatalan Visa Mahasiswa Pascasarjana Dari China
Dunia

Khawatir Ada Mata-mata Di Ka..

29 Mei 2020 14:43