AS Jatuhkan Sanksi Baru, Menlu Iran: Tim-B Inginkan Perang, Bukan Diplomasi

Selasa, 25 Juni 2019, 07:40 WIB
Laporan: Amelia Fitriani

Menlu Iran Javad Zarif/Net

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menilai bahwa sejumlah politisi di lingkaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dia sebut sebagai Tim-B haus akan perang daripada diplomasi.

"Donald Trump adalah 100 persen benar bahwa militer Amerika Serikat tidak memiliki urusan di Teluk Persia. Penghapusan pasukannya sepenuhnya sejalan dengan kepentingan Amerika Serikat dan dunia. Tetapi sekarang jelas bahwa Tim-B tidak peduli dengan kepentingan Amerika Serikat. Mereka membenci diplomasi, dan haus akan perang," tulis Zarif di akun Twitternya (Senin, 24/6).

Tim-B yang dimaksud Zarif adalah penasihat keamanan nasional Trump John Bolton dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Mereka memiliki inisial nama "B". Zarif menuding, mereka lah yang mendorong Trump terlibat dalam konflik dengan Iran.

Pernyataan Zarif dikeluarkan setelag Amerika Serikat menrapkan sanski terbaru awal pekan ini terhadap Iran. Sanksi terbaru menargetkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan pejabat senior Iran lainnya.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Steve Mnuchin mengatakan Zarif akan dikenakan sanksi akhir pekan ini.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Angkat Ahok, Baiknya Erick Thohir Konsultasi Kasus Sumber Waras Ke KPK

Rabu, 13 November 2019
Video

Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya

Rabu, 13 November 2019
Video

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Jumat, 15 November 2019