Mantan Komandan FARC Kolombia Diduga Kabur Ke Venezuela

Jumat, 12 Juli 2019, 07:47 WIB | Laporan: Amelia Fitriani

Ivan Duque/Net

Mantan komandan kelompok pemberontak Kolombia, FARC yang juga adalah anggota parlemen, Seuxis Paucias Hernandez, diperkirakan melarikan diri ke Venezuela.

Begitu kata Presiden Kolombia, Ivan Duque pada Kamis (11/7).

Hernandez atau yang dikenal sebagai Jesus Santrich, saat ini merupakan buronan yang tengah dicari oleh otoritas Kolombia dan Amerika Serikat.

Duque mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan dia kabur ke Venezuela setelah meninggalkan pengawalnya di kamp reintegrasi bagi mantan pemberontak di dekat perbatasan negara pada 30 Juni lalu.

Pemerintah Duque pun mengeluarkan sayembara dengan menawarkan hadiah hingga 3 miliar peso Kolombia untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

"Mungkinkah dia di Venezuela? Itu kemungkinan nyata, karena dekat dengan daerah tempat dia melarikan diri," kata Duque seperti dimuat Reuters.

Dia mengacam keras negara manapun yang melindunginya.

"Tidak ada negara yang bisa melindunginya," tambah Duque.

"Dan jika ada negara yang melindunginya, kita akan mengecamnya secara internasional," demikian Duque.

Amerika Serikat sendiri diketahui meminta ekstradisi Hernandez tahun lalu karena menuduhnya menyelundupkan 10 ton kokain pada tahun 2017.

Sementara itu, minggu ini, Mahkamah Agung Kolombia mengeluarkan surat perintah untuk penangkapannya setelah dia gagal muncul di persidangan yang dijadwalkan terkait dengan tuduhan tersebut.
Tag:

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019