Polisi Hong Kong Temukan Laboratorium Pembuat Bom Daya Ledak Tinggi

Hong Kong/Net

Polisi Hong Kong menemukan sebuah laboratorium buatan untuk membuat bahan peledak berkekuatan tinggi akhir pekan ini. Laboratorium itu berada di sebuah bangunan industri di distrik Tsuen Wan.

Polisi juga telah menangkap seorang pria berusia 27 tahun terkait penemuan tersebut.

"Kami sedang berurusan dengan laboratorium buatan sendiri untuk pembuatan bahan peledak tinggi, khususnya TATP," kaya superintendent Alick McWhirter, yakni seorang spesialis regu bom, pada Sabtu (20/7).

"Ini adalah ledakan tinggi yang sangat sensitif dan sangat kuat. Ini akan menyebabkan kerusakan luar biasa saat digunakan," tambahnya, seperti dimuat Channel News Asia.

TATP sendiri merupakan peledak yang membutuhkan keterampilan untuk dibuat. TATP kerap digunakan dalam sejumlah serangan teror besar, termasuk pemboman bunuh diri London 2005 dan teror bom Minggu Paskah yang mematikan baru-baru ini di hotel dan gereja di Sri Lanka.

McWhirter mengatakan, bersamaan dengan penemuan laboratorium itu, timnya juga menemukan kaus dengan logo Front Nasional Hong Kong, sebuah kelompok pro-kemerdekaan, serta selebaran yang terkait dengan protes anti-pemerintah.

Pasca penangkapan itu, Front Nasional Hong Kong yang merupakan sebuahkelompok pinggiran kecil, merilis sebuah pernyataan di Facebook yang mengatakan bahwa pria yang ditangkap adalah anggota mereka. Namun kelompok itu membantah mengetahui soal bahan peledak tersebut.

Penemuan itu terjadi di tengah momen sensitif, yakni ketina Hong Kong dilanda gelombang protes besar-besaran sejak beberapa waktu lalu akibat RUU ekstradisi kontroversial yang kini sudah dibatalkan.
Tag:

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Izzat al-Douri Si Manusia Es Tangan Kanan Mendiang Saddam Hussein Dan Buronan AS, Meninggal Dunia
Dunia

Izzat al-Douri Si Manusia Es..

27 Oktober 2020 06:59
Dewan Muslim: Islam Tidak Sedang Dianiaya Di Prancis, Mereka Bebas Jalankan Ibadah
Dunia

Dewan Muslim: Islam Tidak Se..

27 Oktober 2020 06:49
Kim Jong Un: Kemenangan Besar Yang Diraih DPRK dan China Adalah Takdir Mereka Sebagai Satu Kesatuan Suka Dan Duka
Dunia

Kim Jong Un: Kemenangan Besa..

27 Oktober 2020 06:39
Serukan Boikot Produk Prancis, Presiden Erdogan Dikeroyok Pemimpin Senior Uni Eropa
Dunia

Serukan Boikot Produk Pranci..

27 Oktober 2020 06:15
Dukung Aksi Pembunuhan Samuel Paty Sebagai Konsekuensi Hina Nabi, Anggota Parlemen Tunisia Dituntut Mundur
Dunia

Dukung Aksi Pembunuhan Samue..

27 Oktober 2020 05:49
Raja Malaysia Tolak Usulan Keadaan Darurat, PM Muhyiddin Gagal Dapat 'Angin Segar' Untuk Anggaran Yang Akan Datang
Dunia

Raja Malaysia Tolak Usulan K..

26 Oktober 2020 22:19
BKSAP DPR: Pemerintah Harus Panggil Duta Besar Prancis Untuk Kecam Sikap Presiden Marcon
Dunia

BKSAP DPR: Pemerintah Harus ..

26 Oktober 2020 22:11
Kremlin Risih Joe Biden Jadikan Rusia Sebagai Ancaman Nomor Satu AS
Dunia

Kremlin Risih Joe Biden Jadi..

26 Oktober 2020 19:02