PM Israel Berniat Aneksasi Lembah Yordan, Perdamaian Palestina Semakin Jauh Panggang Dari Api

Rabu, 11 September 2019, 06:39 WIB
Laporan: Amelia Fitriani

PM Israel Benjamin Netanyahu/Net

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan niatnya untuk menganeksasi Lembah Yordan jika dia kembali terpilih dalam pemilu bulan ini.

Lembah Yordan diketahui mencakup sebagian besar wilayah di Tepi Barat yang diduduki.

"Hari ini, saya mengumumkan niat saya, setelah pembentukan pemerintah baru, untuk menerapkan kedaulatan Israel ke Lembah Yordan dan Laut Mati utara," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan langsung di saluran TV Israel (Selasa, 10/9), seperti dimuat Reuters.

Dia menyebut daerah itu sebagai perbatasan timur Israel.

Langkah itu dapat diambil segera setelah dia kembali terpilih dan menerima mandat yang jelas.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jika Netanyahu melakukan hal tersebut, maka semua perjanjian yang telag ditandatangani dengan Israel dan kewajiban yang dihasilkan dari perjanjian itu akan berakhir.

Israel diketahui merebut Tepi Barat dalam perang tahun 1967. Palestina kemudian menandatangani perjanjian perdamaian sementara dengan Israel pada tahun 1990an yang mencakup kerja sama keamanan serta berupaya menjadikan wilayah itu bagian dari negara masa depan.

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020