Jepang Siapkan Rp 92 M Untuk Bantu Korban Bencana Topan Hagibis

Rabu, 16 Oktober 2019, 14:02 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Jepang porak poranda usai diterjang Topan Hagibis/Net

Topan Hagibis menyisakan banyak penderitaan bagi masyarakat Jepang, mulai dari korban jiwa hingga kerugian material. Untuk mengurangi beban derita masyarakat yang terimbas bencana, pemerintah Jepang segera siapkan dana bantuan.

Rabu (15/10), petugas penyelamat Jepang menyatakan korban jiwa akibat Topan Hagibis naik menjadi 74 orang. Kebanyakan korban meninggal karena tenggelam, setelah badai yang membawa hujan deras ini membuat 52 sungai meluap dan membanjiri rumah-rumah.

Sementara itu, menurut NHK yang dilansir Reuters, 12 orang masih dinyatakan hilang dan 220 lainnya terluka setelah Topan Hagibis membabi buta di pulau terbesar Jepang, Honshu pada akhir pekan lalu.

Selain korban jiwa, badai terparah yang melanda Jepang sejak 60 tahun terakhir ini membuat banyak rumah-rumah roboh dan fasilitas umum rusak. Alhasil, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pemerintah akan mengeluarkan dana 710 juta yen atau setara Rp 92 miliar (kurs: Rp 130/yen) untuk memfasilitasi bantuan bencana.

Di sisi lain, saat para lansia dan anak-anak masih berada di pusat evakuasi, orang dewasa mulai sibuk membersihkan tempat tinggal mereka. Seperti membuang perabotan yang rusak dan sampah-sampah yang terbawa arus banjir.

"Saya merasa sedih. Yang tersisa hanyalah tanah," ujar seorang petani di Date, Masao Hirayama ketika membereskan rumah dan lahan pertaniannya yang disapu banjir.

Hirayama berkisah, ia dan keluarganya diselamatkan tim penyelamat di tengah badai, saat air sudah mencapai 2 meter di dalam rumahnya. Bukan hanya Hirayama, hampir semua warga Jepang yang terdampak pun merasakan hal yang sama.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Provinsi Jawa Barat Raya

Jumat, 13 Desember 2019
Video

Ini Janji-Janji Gibran Usai Resmi Sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo 2020

Sabtu, 14 Desember 2019
Video

Panen Koruptor di Jawa Barat

Sabtu, 14 Desember 2019