Demi Pastikan Kekalahan Trump, Bos Bloomberg Berencana Maju Di Pilpres

Jumat, 08 November 2019, 15:54 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Pendiri Bloomberg, Michael R. Bloomberg/Net

Panggung pemilihan umum Amerika Serikat 2020 akan semakin berwarna. Pasalnya, pendiri media massa raksasa Bloomberg LP sekaligus mantan Walikota New York, Michael R. Bloomberg tengah mempertimbangkan diri untuk bersaing Presiden AS Donald Trump.

Bloomberg akan maju untuk memastikan Trump mendapat lawan berat dan kalah di pemilu.

"Kami sekarang harus menyelesaikan pekerjaan dan memastikan bahwa Trump dikalahkan, tetapi Mike (sapaan Michael) semakin khawatir bahwa calon saat ini tidak dalam posisi yang baik untuk melakukan itu," ujar penasihat Bloomberg, Howard Wolfson seperti yang dimuat Bloomberg.

Lebih lanjut, Wolfson mengemukakan, berdasarkan catatan prestasi, kepemimpinan, dan kemampuan Bloomberg untuk menyatukan orang dalam perubahan, dia akan mampu melawan Trump dan menang.

Dalam laporan-laporan media lokal, dikatakan Bloomberg akan mengajukan dokumen perihal pencalonannya pada pekan ini di Alabama. Sementara batas waktu pengajuan kandidat presiden AS sendiri akan berakhir pada hari ini, Jumat (8/11).

Pada awal tahun ini, ketika ditanya soal kemungkinan pencalonannya, Bloomberg mengatakan telah memutuskan untuk tidak mencalonkan diri, alih-alih justru mendukung Demokrat agar bisa mendapatkan posisi di Washington.

Selain Bloomberg, ada empat kandidat lain yang dipastikan akan melawan Trump. Di antaranya adalah mantan Wakil Presiden Joe Biden, Senator Elizabeth Warren, Senator Bernie Sanders, dan Walikota South Bend Pete Buttigieg yang menjadi kandidat paling muda dengan usia 37 tahun.

Atas pencalonan Bloomberg, Warren dalam Twitternya mencuit, "Selamat datang di perlombaan", dan menyarankan agar Bloomberg berkonsultasi perihal pajak kekayaannya. 

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020