Kudeta Bolivia, Evo Morales Mengundurkan Diri

Senin, 11 November 2019, 04:32 WIB

Presiden Evo Morales

Setelah berkuasa selama 14 tahun, Evo Morales terpaksa mengundurkan diri dari jabatan Presiden Bolivia.

Tokoh sosialis ini akhirnya menyerah pada tekanan kelompok militer. Pengunduran diri ini dilakukan di tengah ketidakpastian politik yang terjadi pasca pemilihan umum beberapa waktu lalu.

"Saya mengundurkan diri," ujar Morales dalam siaran televisi yang dipancarluaskan secara nasional, Minggu sore waktu setempat (10/11) atau Senin dinihari waktu Indonesia (11/11).

"Saya ingin mengatakan kepada saudara-saudara sekalian bahwa perjuangan tidak berakhir sampai di sini. Kita akan melanjutkan pertarungan untuk perdamaian yang berkeadilan," sambungnya.

Wakil Presiden Álvaro García Linera yang juga ikut mengundurkan diri mengatakan, pengunduran diri itu dilakukan untuk mencegah pertumpahan darah di kalangan rakyat Bolivia.

"Telah terjadi kudeta," katanya seperti dikutip dari New York Times.

Surat pengunduran diri akan diserahkan kepada Majelis Nasional.

Sebelum pengunduran diri itu, Panglima Tentara Bolivia Jenderal Williams Kaliman mendesak Morales mengundurkan. Menurutnya, pengunduran diri Morales akan menjamin perdamaian dan menjaga stabilitas politik untuk kebaikan Bolivia.

Sejumlah menteri dan pejabat yang dekat dengan Morales mengundurkan diri Minggu siang.

Sebelum menyatakan mengundurkan diri, Morales sempat menyampaikan persetujuannya untuk penyelenggaraan pemilu ulang.

Kualitas pemilihan presiden yang digelar 20 Oktober lalu dipertanyakan banyak kalangan. Kubu Morales dituduh kelompok konservatif melakukan kecurangan.
Tag:

Kolom Komentar


Video

Provinsi Jawa Barat Raya

Jumat, 13 Desember 2019
Video

Ini Janji-Janji Gibran Usai Resmi Sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo 2020

Sabtu, 14 Desember 2019
Video

Panen Koruptor di Jawa Barat

Sabtu, 14 Desember 2019