Gelombang Protes Di Irak Renggut 319 Nyawa

Protes di Irak/Net

Gelombang protes yang terjadi di Irak selama beberapa pekan terakhir telah merenggut ratusan korban jiwa. Data terbaru menunjukkan bahwa korban meninggal dunia telah mencapai lebih dari 300 orang.

Aksi unjuk rasa teranyar pada Minggu (10/11), merenggut empat korban jiwa di ibukota Baghdad Irak. Dalam aksi tersebut, puluhan orang lainnya juga terluka.

Ketua komisi hak asasi manusia parlemen Irak mengatakan kepada Al Jazeera bahwa 319 orang telah meninggal dunia sejak 1 Oktober lalu. Sementara korban luka telah mencapai 15 ribu orang.

Sebagian besar koban adalah pengunjuk rasa anti pemerintah. Namun tidak sedikit juga petugas keamanan yang meninggal dunia dalam kekerasan yang terjadi.

Pasukan keamanan Irak sendiri tidak segan untuk menggunakan tembakan langsung, peluru berlapis karet, dan gas air mata untuk memadamkan demonstrasi besar-besaran di Baghdad.

Bukan hanya pengunjuk rasa, serangan juga tidak jarang menyasar pekerja medis.

"Mereka menargetkan kami untuk mencegah perawatan terhadap yang terluka," kata salah seorang pekerja medis, Dr Mustafa Fawzi kepada Al Jazeera.

"Dua hari yang lalu di sebuah jembatan, mereka mengejar kita. Kami bersembunyi di jalan-jalan kecil dan mereka menembaki kita dari Humvee. Dari siapa mereka dan dari siapa mereka mendapatkan perintah, kita tidak tahu," tambahnya.

Sementara itu, jru bicara militer Abdul Kareem Khalef membantah bahwa orang-orang bersenjata itu adalah bagian dari pasukan keamanan.

"Mereka bukan polisi anti huru hara, mereka bukan bagian dari pasukan kami. Mereka warga sipil, atau milisi, kami tidak tahu. Kami sudah memulai penyelidikan untuk melacak mereka," katanya.

Khalef menambahkan orang-orang yang disebutnya "penyusup" ini juga menyerang pasukan keamanan.
Tag:

Kolom Komentar


Video

Viral Perilaku Pegawai Starbucks Intip Payudara pelanggan dari CCTV

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Karpet Merah Perusahaan Relokasi Dari China

Kamis, 02 Juli 2020
Video

Berstatus Tersangka, Jack Boyd Lapian Jalani Pemeriksaan Perdana Di Bareskrim

Jumat, 03 Juli 2020

Artikel Lainnya

Pernah Hadiri Acara Tanpa Masker Pacar Trump Junior Sekaligus Penasehat Kampanye Donald Trump Positif Covid-19
Dunia

Pernah Hadiri Acara Tanpa Ma..

04 Juli 2020 17:34
Antisipasi Infeksi Baru Di Sekitar Pemakaman, Bolivia Membuat Kuburan Massal Untuk Korban Covid-19
Dunia

Antisipasi Infeksi Baru Di S..

04 Juli 2020 17:18
Krisis Lebanon: 75 Persen Rakyat Kelaparan, Dua Warga Memilih Bunuh Diri
Dunia

Krisis Lebanon: 75 Persen Ra..

04 Juli 2020 16:25
Ekstremis ISIS Asal Prancis Hanya Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Hakim Beralasan Ingin Memberi Secercah Harapan Untuk Berevolusi
Dunia

Ekstremis ISIS Asal Prancis ..

04 Juli 2020 15:52
Aktivis Hong Kong Joshua Wong Bantah Minta Intervensi Jerman
Dunia

Aktivis Hong Kong Joshua Won..

04 Juli 2020 14:55
Marah Banyak Yang Ikut Campur Urusan Hagia Sopia, Erdogan: Kami Melindungi Hak-hak Muslim Negara Ini!
Dunia

Marah Banyak Yang Ikut Campu..

04 Juli 2020 13:53
Peduli Hak Hewan, Tunangan PM Inggris Serukan Boikot Produk Kelapa Yang Eksploitasi Tenaga Monyet
Dunia

Peduli Hak Hewan, Tunangan P..

04 Juli 2020 13:37
iPhone Stop Produksinya Di India, Gara-gara Bentrokan Perbatasan Dan Aksi Boikot
Dunia

iPhone Stop Produksinya Di I..

04 Juli 2020 13:01