Terlibat Skandal 1MDB, Mantan PM Najib Razak Dipanggil Pengadilan Tinggi

Mantan PM Malaysia, Najib Razak, penuhi panggilan Pengadilan Tinggi/Net

Hakim Pengadilan Tinggi Malaysia memanggil mantan Perdana Menteri Najib Razak untuk bersaksi dalam kasus megakorupsi dana investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Senin (11/11), Najib hadir di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur untuk memenuhi panggilan Hakim Mohamad Nazlan Mohamad Ghazali dalam kasus penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran kepercayaan, dan pencucian uang yang melibatkan dirinya.

Dilansir dari Associated Press, dalam kasus 1MDB, Najib dituding terlibat dalam 7 kasus dan menerima 10,1 juta dolar AS atau setara Rp 141 miliar (Rp 14.046/dolar AS).

Selain 7 kasus 1MDB, total Najib saat ini tengah menghadapi 42 dakwaan pidana pelanggaran kepercayaan, korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan pencucian uang, serta 5 kasus pidana. Tidak hanya Najib, istrinya Rosmah Mandor dan beberapa pejabat senior pemerintahan juga ikut terjerat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, pihak berwenang Malaysia juga telah menyita uang tunai, perhiasan, dan ratusan tas branded senilai 265 juta dolar AS (setara Rp 3,7 triliun).

Menurut analisis peneliti AS, rekan Najib telah mencuri lebih dari 4,5 miliar dolar AS (Rp 63 triliun) dari 1MDB antara 2009 hingga 2014 dan mencuci uang di rekening bank AS. Lebih dari 700 juta dolar AS (setara Rp 9,8 triliun) diduga mendarat di rekening pribadi Najib.

Kasus 1MDB sendiri sebelumnya pernah ditutup oleh Najib. Namun kemudian dibuka kembali oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad dengan kampanye antikorupsinya.

Najib sendiri telah menentang keras berbagai tuduhan yang menimpa dirinya. Dia bahkan mengungkapkan Mahathir telah melakukan balas dendam politik.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

DIALOG JALAN SUTERA - Buka Bukaan Hubungan Indonesia China

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

RMOL WORLD VIEW - 40 Tahun Yang Hangat, Bela Sawit Saling Menguat

Selasa, 13 Oktober 2020
Video

BINCANG SEHAT - Siap Hadapi Musim Hujan Di Tengah Pandemi Covid

Rabu, 14 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Dua Kemungkinan Resolusi Konflik Untuk Afghanistan
Dunia

Dua Kemungkinan Resolusi Kon..

19 Oktober 2020 18:20
Di Vietnam, PM Jepang Bahas Laut China Selatan Hingga Kerja Sama Anti-Teror
Dunia

Di Vietnam, PM Jepang Bahas ..

19 Oktober 2020 17:08
Second Track Diplomacy, Menyorot Peran Strategis NU Dalam Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Second Track Diplomacy, Meny..

19 Oktober 2020 16:36
Israel Kirim Surat Ke Bahrain, Ingin Buka Kedutaan Besar Di Manama
Dunia

Israel Kirim Surat Ke Bahrai..

19 Oktober 2020 16:06
Perdamaian Di Afghanistan, Kesempatan Emas Indonesia Lawan Terorisme Di Dalam Negeri
Dunia

Perdamaian Di Afghanistan, K..

19 Oktober 2020 15:53
Menteri Pendidikan Meisch: Angka Kasus Meningkat, Itu Karena Banyak Yang Tidak Menghormati Peraturan
Dunia

Menteri Pendidikan Meisch: A..

19 Oktober 2020 15:48
Indonesia Punya Kapasitas Untuk Bantu Proses Perdamaian Di Afghanistan
Dunia

Indonesia Punya Kapasitas Un..

19 Oktober 2020 15:26
Seberapa Besar Pengaruh Suara Venezuela Pada Pemilihan Presiden AS 2020?
Dunia

Seberapa Besar Pengaruh Suar..

19 Oktober 2020 15:20