Politik Tidak Stabil, Target Laba Maskapai Penerbangan Diturunkan

Cathay Pacific Airways/Net

Dampak dari dinamika politik yang terus terjadi menjalar pada sektor pelayanan jasa penerbangan. Setidaknya, hal tersebut yang dialami maskapai penerbangan Cathay Pacific Airways akibat semakin derasnya arus unjuk rasa di Hong Kong.

Cathay Pacific Airways terpaksa menurunkan kembali target labanya untuk kali kedua dalam rentang waktu kurang dari sebulan.

Pada Oktober, Cathay mengungkapkan jumlah penumpangnya turun sebanyak 7 persen dan sekarang pihaknya memperkirakan laba untuk semester kedua akan jauh di bawah dari semester awal senilai Rp 172 juta dolar AS atau setara dengan Rp 2,4 miliar (Rp 14.092/dolar AS).

"Secara keseluruhan, kami melihat sisa tahun 2019 yang menantang untuk maskapai penerbangan kami. Ke depan, pemesanan lanjutan kami terus menunjukkan kelemahan dalam lalu lintas masuk dan keluar, sebagian diimbangi oleh peningkatan penumpang transit melalui Hong Kong," kata Chief Marketing and Commercial Officer Cathay, Ronald Lam, pada Rabu (13/11) seperti dimuat Reuters.

Lam melanjutkan, Cathay akan mengurangi kapasitas penumpang sebesar 2 hingga 4 persen dibandingkan jadwal semula. Selain itu, pihaknya juga akan menurunkan target laba lebih lanjut antara 6 hingga 7 persen untuk November dan Desember.

Untuk menindaklanjuti hal ini, maskapai ini juga diperkirakan akan mengadakan briefing analis pada Kamis (14/11). Briefing itu dilakukan di bawah tim manajemen baru yang dipimpin oleh Kepala Eksekutif Augustus Tang.

Namun beberapa analis memperkirakan Cathay akan mendapatkan angka minus di semester kedua ini. Hal ini dikarenakan unjuk rasa Hong Kong yang dimulai sejak Juni lalu belum memberikan tanda-tanda akan berhenti, bahkan justru semakin parah.

Sebelumnya, para pengunjuk rasa bahkan beberapa kali memblokade bandara dan stasiun kereta yang terhubung ke bandara yang membuat ribuan jadwal penerbangan dibatalkan. 

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Retorika Erdogan Soal Kebangkitan Hagia Sophia Dan Pembebasan Al-Aqsa Tidak Membantu Palestina
Dunia

Retorika Erdogan Soal Kebang..

16 Juli 2020 18:25
Bulan Depan Indonesia Jadi Presiden DK PBB Lagi, Ini Agenda Yang Akan Dibahas
Dunia

Bulan Depan Indonesia Jadi P..

16 Juli 2020 17:50
Raja Felipe VI Beri Penghormatan Kepada 28 Ribu Lebih Korban Meninggal Karena Covid-19 Dalam Sebuah Upacara
Dunia

Raja Felipe VI Beri Penghorm..

16 Juli 2020 17:14
Puji Kegigihan Menlu Retno Bantu Perjuangan Palestina, Waketum MUI: Iron Lady Dari Indonesia
Dunia

Puji Kegigihan Menlu Retno B..

16 Juli 2020 17:07
Jelang Musim Dingin, Korsel Wajib Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit
Dunia

Jelang Musim Dingin, Korsel ..

16 Juli 2020 16:59
Trump 'Jualan' Di Akun Medsos, Netizen Pun Ramai Teriak Boikot
Dunia

Trump 'Jualan' Di Akun Medso..

16 Juli 2020 16:31
Bertemu Delegasi Hamas, Dubes Kuba: Semua Konspirasi Israel Dan Amerika Di Palestina Ditakdirkan Untuk Gagal
Dunia

Bertemu Delegasi Hamas, Dube..

16 Juli 2020 15:48
NYT: Trump Siapkan Sanksi Baru, Anggota Partai Komunis China Dan Keluarganya Dilarang Masuk AS
Dunia

NYT: Trump Siapkan Sanksi Ba..

16 Juli 2020 15:44