Inisiasi Resolusi Ekonomi Kreatif Indonesia Disahkan PBB

Jumat, 15 November 2019, 10:49 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Sidang Mejelis Umum PBB/Net

Untuk pertama kalinya, Indonesia menginisiasi keputusan di PBB. Kali ini Indonesia memprakarsai resolusi di bidang ekonomi kreatif, sektor yang belum pernah diinisiasi oleh negara mana pun sebelumnya.

Kamis (14/11), resolusi yang berjudul "International Year of Creative Economy for Sustainable Development, 2021" disahkan secara konsensus pada Sidang Majelis Umum (SMU) PBB di New York, Amerika Serikat.

Dengan 81 negara sponsor, resolusi ini menginisiasi investasi di bidang produksi dan perdagangan di sektor kreatif. Serta mendukung peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perempuan, generasi muda, dan komunitas lokal dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Menurut Duta Besar sekaligus Wakil Tetap RI untuk PBB, Dian Triansyah Djani, ekonomi kreatif menjadi penting karena dapat mendorong Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya target pendidikan berkualitas, gender, pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan, penurunan kesenjangan, hingga pola produksi dan konsumsi berkelanjutan.

"Indonesia telah melakukan berbagai langkah untuk mengutamakan ekonomi kreatif di PBB, mengingat sumbangannya kepada pembangunan berkelanjutan di banyak negara," tuturnya seperti dimuat dalam laman resmi Kementerian Luar Negeri.

Pengesahan resolusi ini oleh Komite 2 SMU PBB merupakan tindak lanjut World Conference on Creative Economy yang digagas Kemlu dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Bali pada November tahun lalu.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020