Darurat Campak, Samoa Tutup Sekolah

Ilustrasi/Net

Campak tengah mewabah di Samoa. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini bahkan telah menewaskan enam orang selama tiga minggu terakhir yang membuat sekolah-sekolah di negara kepulauan Samudra Pasifik tersebut pun terpaksa ditutup.

Setelah pemerintah memberlakukan keadaan darurat campak pada Sabtu (16/11), hari ini, Senin (18/11), pemerintah menutup sekolah-sekolah untuk meminimalisir terjadinya penularan campak. Tidak hanya sekolah, pemerintah juga melarang anak-anak untuk bermain di tempat umum dan mewajibkan setiap orang untuk mendapatkan vaksin.

Dilansir dari The New York Times, penutupan sekolah ini dilakukan untuk meminimalisir epidemi campak. Pasalnya, sejak tiga pekan terakhir, 6 orang dinyatakan meninggal dunia dan sebagian besar di bawah usia 2 tahun.

Berdasarkan data otoritas kesehatan, ada 716 laporan kasus campak, dengan hampir 100 orang masih dirawat di rumah sakit dan 15 lainnya mendapatkan perawatan intensif.

"(Saya) kira epidemi akan semakin memuruk. (Pasalnya) hanya sekitar dua pertiga orang Samoa yang telah divaksinasi, membuat yang lain rentan terhadap virus," ujar Direktur Jenderal Kesehatan Leausa Samoa, Dr. Take Naseri.

Sementara itu data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF menunjukkan bahwa tingkat imunisasi campak bayi di Samoa lebih buruk dan telah menurun tajam. Pada 2013, hanya 70 persen yang telah divaksin, sementara tahun lalu hanya 30 persen.

Penurunan ini sendiri disebabkan oleh penghentian program imunisasi oleh pemerintah Samoa selama beberapa bulan pada 2018 karena adanya dua bayi yang meninggal akibat kecelakaan medis yang melibatkan vaksin.

"Orang-orang Selandia Baru yang melakukan perjalanan ke Samoa (mungkin) membawa virus dan memicu wabah. Mengingat Selandia Baru memiliki catatan celah imunisasi," ujar pakar vaksin University of Auckland, Helen Petousis-Harris.

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Retorika Erdogan Soal Kebangkitan Hagia Sophia Dan Pembebasan Al-Aqsa Tidak Membantu Palestina
Dunia

Retorika Erdogan Soal Kebang..

16 Juli 2020 18:25
Bulan Depan Indonesia Jadi Presiden DK PBB Lagi, Ini Agenda Yang Akan Dibahas
Dunia

Bulan Depan Indonesia Jadi P..

16 Juli 2020 17:50
Raja Felipe VI Beri Penghormatan Kepada 28 Ribu Lebih Korban Meninggal Karena Covid-19 Dalam Sebuah Upacara
Dunia

Raja Felipe VI Beri Penghorm..

16 Juli 2020 17:14
Puji Kegigihan Menlu Retno Bantu Perjuangan Palestina, Waketum MUI: Iron Lady Dari Indonesia
Dunia

Puji Kegigihan Menlu Retno B..

16 Juli 2020 17:07
Jelang Musim Dingin, Korsel Wajib Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit
Dunia

Jelang Musim Dingin, Korsel ..

16 Juli 2020 16:59
Trump 'Jualan' Di Akun Medsos, Netizen Pun Ramai Teriak Boikot
Dunia

Trump 'Jualan' Di Akun Medso..

16 Juli 2020 16:31
Bertemu Delegasi Hamas, Dubes Kuba: Semua Konspirasi Israel Dan Amerika Di Palestina Ditakdirkan Untuk Gagal
Dunia

Bertemu Delegasi Hamas, Dube..

16 Juli 2020 15:48
NYT: Trump Siapkan Sanksi Baru, Anggota Partai Komunis China Dan Keluarganya Dilarang Masuk AS
Dunia

NYT: Trump Siapkan Sanksi Ba..

16 Juli 2020 15:44