Bantu Kurangi Sanksi Korea Utara, Rusia Dan China Ajukan Draf Resolusi Ke Dewan Keamanan PBB

Ilustrasi Sidang PBB/Net

Rusia dan China mengajukan draf resolusi untuk menyerukan bantuan atas sanksi yang diterapkan kepada Korea Utara. Draf tersebut telah diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB.

Dalam salinan draf yang diperoleh TASS, Selasa (17/12), disebutkan bahwa Dewan Keamanan PBB akan menyesuaikan langkah-langkah sanksi yang lebih relevan terhadap Korea Utara, dengan pertimbangan kepatuhan negara Semenanjung tersebut terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Sanksi yang secara langsung terkait dengan mata pencaharian penduduk sipil di Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK-Korea Utara) harus dicabut pada tanggal yang lebih awal," terang salinan dokumen tersebut.

Draf tersebut juga menyambut baik kelanjutan dialog antara Amerika Serikat dan Korea Utara di semua tingkat. Rusia dan China juga menyerukan untuk dimulainya kembali perundingan enam pihak atau memulai kembali konsultasi multilateral dalam format serupa lainnya, dengan tujuan memfasilitasi solusi damai dan komprehensif melalui dialog.

Sebagai tambahan, resolusi kedua negara tersebut juga menyerukan kepada semua pihak yang terkait untuk mempertimbangkan langkah-langkah praktis lebih lanjut guna mengurangi ketegangan militer di Semenanjung Korea.

Rancangan resolusi tersebut menyarankan pembebasan sanksi yang diterapkan kepada Korea Utara terhadap mesin-mesin industri dan kendaraan transportasi dan barang-barang tertentu di bidang kemanusiaan dan mata pencaharian.

Daftar lengkap barang-barang tersebut seperti besi, baja, bahan rel kereta api, baja untuk atap, sekrup, baut, paku keling, buldoser, excavator, hingga penggiling jalan tercantum dalam lampiran draf tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (11/12), Dewan Keamanan PBB mengadakan sesi darurat untuk membahas buruknya situsi di Semenanjung Korea. Namun, dewan tidak mencapai kesepakatan dan mengadopsi pernyataan bersama apa pun.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Retorika Erdogan Soal Kebangkitan Hagia Sophia Dan Pembebasan Al-Aqsa Tidak Membantu Palestina
Dunia

Retorika Erdogan Soal Kebang..

16 Juli 2020 18:25
Bulan Depan Indonesia Jadi Presiden DK PBB Lagi, Ini Agenda Yang Akan Dibahas
Dunia

Bulan Depan Indonesia Jadi P..

16 Juli 2020 17:50
Raja Felipe VI Beri Penghormatan Kepada 28 Ribu Lebih Korban Meninggal Karena Covid-19 Dalam Sebuah Upacara
Dunia

Raja Felipe VI Beri Penghorm..

16 Juli 2020 17:14
Puji Kegigihan Menlu Retno Bantu Perjuangan Palestina, Waketum MUI: Iron Lady Dari Indonesia
Dunia

Puji Kegigihan Menlu Retno B..

16 Juli 2020 17:07
Jelang Musim Dingin, Korsel Wajib Tingkatkan Kapasitas Rumah Sakit
Dunia

Jelang Musim Dingin, Korsel ..

16 Juli 2020 16:59
Trump 'Jualan' Di Akun Medsos, Netizen Pun Ramai Teriak Boikot
Dunia

Trump 'Jualan' Di Akun Medso..

16 Juli 2020 16:31
Bertemu Delegasi Hamas, Dubes Kuba: Semua Konspirasi Israel Dan Amerika Di Palestina Ditakdirkan Untuk Gagal
Dunia

Bertemu Delegasi Hamas, Dube..

16 Juli 2020 15:48
NYT: Trump Siapkan Sanksi Baru, Anggota Partai Komunis China Dan Keluarganya Dilarang Masuk AS
Dunia

NYT: Trump Siapkan Sanksi Ba..

16 Juli 2020 15:44