OKI Khawatir KTT Muslim Di Kuala Lumpur Ciptakan Blok Baru

Sekretaris Jenderal OKI Yousef al-Othaimeen/Net

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengkritik Konferensi Tingkat Tinggsi Muslim yang saat ini digelar di Malaysia. KTT yang berlangsung selama empat hari dan dimulai pada Rabu (18/12) itu dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara Muslim, termasuk Iran, Turki dan Qatar.

Sekretaris Jenderal OKI Yousef al-Othaimeen mengkritik KTT itu dapat memecah belah umat Islam.

"Bukan kepentingan negara Islam untuk mengadakan KTT dan pertemuan di luar kerangka kerja (OKI), terutama pada saat ini ketika dunia menyaksikan banyak konflik," kata Othaimeen kepada Sky News Arabia, tanpa secara langsung menyebut Malaysia.

Dia menambahkan bahwa setiap pelemahan platform OKI adalah pelemahan Islam dan Muslim.

KTT itu juga dijauihi oleh Arab Saudi karena menilai akan dapat menyaingi OKI yang bermarkas di Jeddah.

Padahal, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sudah menepis kekhawatiran itu dan menelepon Raja Salman awal pekan ini. Mahathir menjelaskan bahwa KTT itu tidak dimaksudkan untuk menciptakan blok baru.

Pejabat Malaysia pun mengundang Raja Salman untuk hadir dalam KTT yang digelar di Kuala Lumpur tersebut, namun tidak hadir.

Dalam seruannya dengan Mahathir, Raja Salman bersikeras bahwa masalah yang berkaitan dengan dunia Muslim harus disalurkan melalui OKI untuk mencapai persatuan.

Dikabarkan Channel News Asia, analis Giorgio Cafiero dan Khalid al-Jaber dari lembaga think tank Timur Tengah menilai bahwa beberapa negara mayoritas Muslim merasa tidak nyaman dengan Arab Saudi karena peningkatan tajam penguasa de facto Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Karena itulah, menurut mereka, KTT di Kuala Lumpur dapat berfungsi sebagai alternatif dari OKI, yang berada di bawah kepemimpinan de facto Arab Saudi.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Ketegangan Meningkat, Zelensky Tantang Putin Bertemu Di Donbas
Dunia

Ketegangan Meningkat, Zelens..

21 April 2021 11:56
Jadi Korban Penipuan Telepon, Lansia Hong Kong Rugi Rp 465 Miliar
Dunia

Jadi Korban Penipuan Telepon..

21 April 2021 11:37
Letusan La Soufriere Berdampak Parah, PBB Galang Dana Bantuan
Dunia

Letusan La Soufriere Berdamp..

21 April 2021 10:56
Dikritik Lambat Lakukan Vaksinasi, PM Thailand: Kami Tidak Ingin Membahayakan Rakyat
Dunia

Dikritik Lambat Lakukan Vaks..

21 April 2021 10:43
Duta Besar Belize Untuk Taiwan Candice Pitts Serahkan Surat Kuasa Pada Presiden Tsai Ing-wen
Dunia

Duta Besar Belize Untuk Taiw..

21 April 2021 10:31
Ukraina: Rusia Akan Mengerahkan 120 Ribu Pasukannya Ke Perbatasan
Dunia

Ukraina: Rusia Akan Mengerah..

21 April 2021 10:22
Pendukung Alexei Navalny Siapkan Aksi Protes Selama Pidato Nasional Vladimir Putin
Dunia

Pendukung Alexei Navalny Sia..

21 April 2021 09:51
Rwanda: Prancis Terlibat Dalam Genosida 1994
Dunia

Rwanda: Prancis Terlibat Dal..

21 April 2021 09:32