Facebook Didenda Rp 22 Miliar Oleh Pemerintah Brasil

Pemerintah Brasil Tuntut Facebook/Net

Pemerintah Brasil mendenda Facebook terkait dengan penyalahgunaan data pribadi milik hampir setengah juta (tepatnya sekitar 443.000) pengguna dalam kampanye politik di negara tersebut.

Denda sebesar 1,6 juta dolar (Rp 22,2 miliar) itu dikeluarkan oleh Kementerian Kehakiman dan Keamanan Publik Brasil.

Kasus tersebut berkaitan dengan skandal penyalahgunaan data oleh Facebook dan konsultan Cambridge Analytica, yang memanen data pribadi sekitar 87 juta pengguna melalui aplikasi kuis kepribadian yang disebut This Is Your Digital Life.

Kementerian menyatakan penggunaan data tersebut "dipertanyakan". Facebook dinilai gagal memberi informasi yang memadai kepada penggunanya mengenai setelan privasi, terutama yang berkaitan dengan "teman" dan "temannya teman".

Denda yang diterapkan tersebut masih kecil dibandingkan dengan denda yang diberikan pemerintah AS. Pada Juli lalu, Federal Trade Commission (FTC) mendenda Facebook sebesar 5 miliar dolar karena terbukti melanggar aturan FTC yaitu lalu menjaga data pribadi penggunanya.

Namun, itu lebih besar dari denda yang ditetapkan pemerintah Inggris sebesar 656.000 dolar awal tahun ini masih terkait dengan kasus Cambridge Analytica.

Menurut ZDNet, denda tersebut adalah jumlah maksimum yang dapat diterapkan sebelum aturan perlindungan data baru diberlakukan. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Umum Brasil akan dirilis pada 15 Agustus 2020.

Kementerian Kehakiman dan Keamanan Publik Brasil juga menyatakan, bahwa Facebook dan Cambridge Analytica seharusnya "lebih berhati-hati dalam pengelolaan data itu, karena model persetujuan memiliki implikasi yang relevan kepada orang-orang yang datanya terekspose."

Sebuah survei global yang dirilis oleh IBM dengan 11.000 konsumen di 11 negara, termasuk Brasil menunjukkan, sekitar 96 persen orang Brasil meyakini Facebook tidak cukup berbuat untuk melindungi informasi pribadi pengguna.

Sekitar 81 persen orang Brasil mengaku telah kehilangan kendali dalam hal bagaimana data mereka digunakan oleh perusahaan. Selain itu, laporan tersebut juga menunjukkan, 6 dari 10 orang Brasil mengenal seseorang yang menjadi korban kebocoran data atau telah mengalaminya sendiri.

Facebook memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding, sementara denda tersebut harus dibayar dalam waktu 30 hari.

Facebook melalui keterangan resmi menyatakan sedang mengevaluasi langkah hukum yang akan mereka ambil untuk kasus tersebut.

"Kami fokus melindungi privasi orang," kata Facebook.

Facebook juga menyatakan sudah mengubah ketentuan untuk informasi yang bisa diakses oleh pengembang aplikasi.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Pakar Hukum Internasional: Jangan Harap Perubahan Signifikan Hubungan AS-Indonesia Di Era Biden
Dunia

Pakar Hukum Internasional: J..

02 Desember 2020 16:16
Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya
Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, J..

02 Desember 2020 16:04
Tak Akan Cabut Kesepakatan Dagang Trump, Biden Akan Tetap Keras Pada China
Dunia

Tak Akan Cabut Kesepakatan D..

02 Desember 2020 15:39
Akhirnya Azerbaijan Batalkan Rencana 'Pamerkan' Tawanan Perang Armenia Saat Parade Militer Mendatang
Dunia

Akhirnya Azerbaijan Batalkan..

02 Desember 2020 15:18
Dihantam 11 Bencana Alam Dalam Dua Bulan, Vietnam Alami Kerugian Hingga Rp 18,5 Triliun
Dunia

Dihantam 11 Bencana Alam Dal..

02 Desember 2020 14:53
Wakil PM Libya:  Hanya Turki Yang Mendukung Kami Melewati Masa-masa Sulit
Dunia

Wakil PM Libya: Hanya Turki..

02 Desember 2020 14:45
Inggris Jadi Negara Pertama Yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer
Dunia

Inggris Jadi Negara Pertama ..

02 Desember 2020 14:40
Prancis Bela Australia Kecam Keras Foto Satir, China: Katanya Bela ‘Hak Atas Karikatur’, Tapi Kok Kecam Karya Seniman Muda?
Dunia

Prancis Bela Australia Kecam..

02 Desember 2020 14:26