Trump Janjikan Sanksi Berat Jika Irak Berani Depak Pasukan AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak segan menerapkan sanksi tegas terhadap Irak setelah parlemennya menyerukan agar pasukan Amerika Serikat angkat kaki dari negara tersebut.

"Kami memiliki pangkalan udara yang sangat luar biasa mahal di sana. Harganya miliaran dolar untuk dibangun. Kami tidak akan pergi kecuali mereka membayar kami untuk itu," tegas Trump awal pekan ini, seperti dimuat BBC.

Berbicara dari pesawat kepresidenan, Trump mengatakan bahwa jika Irak meminta pasukan Amerika Serikat untuk angkat kaki secara tidak ramah, maka pihaknya siap menjatuhkan sanksi yang bahkan mungkin akan lebih buruk dari sanksi Amerika Serikat terhadap Iran.

"Kami akan menagih mereka sanksi yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Itu akan membuat sanksi Iran terlihat agak jinak," sambungnya.

Diketahui bahwa saat ini ada sekitar 5.000 tentara Amerika Serikat yang berada di Irak. Mereka berada di sana sebagai bagian dari koalisi internasional melawan kelompok militan ISIS.

Ketegangan terbaru ini terjadi setelah Amerika Serikat membunuh Jenderal Iran Qassem Soleimani di Baghdad pekan lalu melalui sebuah serangan udara.

Soleimani yang mempelopori operasi militer Iran di Timur Tengah dianggap sebagai pejuang dan pahlawan bagi Iran. Namun di mata Amerika Serikat, dia dianggap sebagai teroris.

Jenazah sang jenderal kini telah kembali ke negara asalnya, tempat para pelayat berkerumun di jalan-jalan Teheran pada Senin pagi (6/1).

Serangan itu memicu kemarahan, bukan hanya dari Iran, tapi juga Irak. Parlemen Irak akhir pekan kemarin mengeluarkan resolusi untuk mendesak pemerintah mendepak pasukan Amerika Serikat di Irak.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Pasca Pembunuhan Samuel Paty, Prancis Akan Menindak Postingan Berisi Identitas Pribadi
Dunia

Pasca Pembunuhan Samuel Paty..

24 Oktober 2020 06:50
Pemilu Bolivia: Luis Arce Raih Kemenangan Telak Dengan 55 Persen Suara
Dunia

Pemilu Bolivia: Luis Arce Ra..

24 Oktober 2020 06:35
Konflik Laut Mediterania, Bisakah Rusia Dapat Untung Dari Pertengkaran Turki-Yunani?
Dunia

Konflik Laut Mediterania, Bi..

24 Oktober 2020 05:41
Iran Kepada Armenia Dan Azerbaijan: Tidak Ada Toleransi Serangan Di Perbatasan
Dunia

Iran Kepada Armenia Dan Azer..

23 Oktober 2020 19:42
Tolak Kehadiran Militer China, Warga Kamboja Gelar Aksi Protes Dekat Kedutaan
Dunia

Tolak Kehadiran Militer Chin..

23 Oktober 2020 16:40
Hasil Pemilu Berujung Kerusuhan Berdarah, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Di Guinea Tetap Tenang
Dunia

Hasil Pemilu Berujung Kerusu..

23 Oktober 2020 16:04
Kremlin: Presiden Putin Sudah Melakukan Segala Hal Untuk Mendamaikan Armenia Dan Azerbaijan
Dunia

Kremlin: Presiden Putin Suda..

23 Oktober 2020 15:14
Balas Serangan Roket Hamas, Israel Bombardir Situs Pembuatan Senjata Di Jalur Gaza
Dunia

Balas Serangan Roket Hamas, ..

23 Oktober 2020 14:45