Jadi Zona Konflik Iran-AS, Irak Minta Semua Pihak Tahan Diri

Serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS ke Irak/Net

Usai Terbunuhnya Jenderal Qassem Soleimani, ketegangan yang terjadi di antara Iran dan Amerika Serikat (AS) telah menyeret Irak.

Jumat dini hari (3/1), AS melanggar kedaulatan dengan melakukan serangan udara yang menarget konvoi Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC), Letjen Qassem Soleimani di Bandara Internasional Baghdad.

Sementara Rabu dini hari (8/1) tadi, IRGC telah melancarkan serangan balasan dengan meluncurkan 22 rudal ke dua pangkalan militer AS di Irak, yaitu al Asad dan Erbil.

Menanggapi konflik yang terjadi di wilayah kedaulatannya, pada hari yang sama dengan serangan balasan, para pemimpin wilayah Kurdistan di Irak yang semi-otonom mengadakan pertemuan darurat.

"Sehubungan dengan peristiwa baru-baru ini, dan khususnya pagi ini, Wilayah Kurdistan menegaskan kembali bahwa solusi militer sama sekali tidak akan menyelesaikan masalah," ujar para pemimpin Kurdistan dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Lebih lanjut, para pemimpin Kurdistan tersebut juga menggaungkan terjadinya de-eskalasi situasi dengan mencari dialog dan solusi diplomatik alih-alih menggunakan kekuatan militer. Mereka juga mendesak Iran dan AS untuk tidak menjadikan Irak sebagai zona konflik.

"Mencari stabilitas dan perdamaian, (kami) mendesak semua pihak untuk menahan diri dari menyeret Wilayah Kurdistan ke dalam konflik," tutup pernyataan tersebut.
Tag:

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41