Marah Disebut Badut Oleh Khamenei Dalam Kutbahnya, Trump: Dia Harus Hati-hati Dengan Kata-katanya

Sabtu, 18 Januari 2020, 08:00 WIB
Laporan: Reni Erina

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump/Net

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersinggung dengan khotbah salat Jumat yang disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam khotbahnya, Trump dan para pemimpin Amerika adalah badut.

"Yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' Iran, yang belum begitu Agung belakangan ini, memiliki beberapa hal buruk untuk dikatakan tentang Amerika Serikat dan Eropa," tulis Trump di Twitter.

"Ekonomi mereka hancur, dan rakyat mereka menderita. Dia harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!," lanjut Trump di akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Sabtu (18/1).

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Presiden AS Donald Trump adalah ‘badut’ yang hanya berpura-pura mendukung rakyat Iran, tetapi akan “menikamkan belati beracun” ke punggung mereka. Khamenei mengungkapkan itu dengan nada menantang dalam khotbah Jumat pertamanya di Teheran dalam delapan tahun ini.

"Pemerintah AS yang jahat berulangkali mengatakan bahwa mereka mendukung rakyat Iran. Mereka bohong," kata Khamenei. "Jika Anda berdiri dengan orang-orang Iran, itu hanya untuk menusuk hati mereka dengan belati beracunnya."
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020