UEA: China Mampu Atasi Virus Corona, Jadi Jangan Besar-besarkan Dampaknya Terhadap Pasar Minyak

Selasa, 28 Januari 2020, 07:11 WIB
Laporan: Reni Erina

Pasien Terjangkit Virus Corona di Rumah Sakit Wuhan/Net

Menteri Energi Uni Emirat Arab (UEA) Suhail al-Mazrouei merasa yakin akan kemampuan China dan komunitas internasional dalam mengatasi wabah virus corona yang tengah meluas ke berbagai negara.

Untuk itu ia menyarankan agar tidak perlu terlalu membesar-besarkan dampak virus corona terhadap permintaan pasar minyak.

"Penting bahwa kita tidak membesar-besarkan proyeksi terkait masa depan penurunan permintaan minyak akibat kejadian di China dan pasar tidak bereaksi berlebihan berdasarkan faktor-faktor psikologis, didorong oleh beberapa trader di pasar," ujar Suhail al-Mazrouei, mengutip Reuters, Selasa (28/1).

Harga minyak mentah turun lebih dari 2 persen ke posisi terendah pada beberapa bulan terakhir pada Senin (27/1) karena meningkatnya jumlah kasus virus corona di China. Penutupan kota Wuhan memperdalam kekhawatiran atas permintaan minyak.

Menurut Suhail, dampak virus corona terhadap pasar global, termasuk minyak dan komoditas lainnya didorong oleh faktor psikologis dan harapan yang sangat negatif oleh beberapa pelaku pasar.

Pemerintah China telah mengkonfirmasi total kematian hingga hari ini mencapai 81 orang dan 2.744 kasus terjangkit  di seluruh China.

Beberapa kasus virus corona dilaporkan adalah 7 kasus di Thailand, 3 kasus di Korea Selatan, 3 kasus di Amerika Serikat, 2 kasus di Vietnam, 4 kasus di Singapura, 3 kasus di Malaysia, 1 kasus di Nepal, 3 kasus di Prancis, dan 4 kasus di Australia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

PA 212 Ancam Gelar Revolusi Jika Pemerintah Jadi Dalang Korupsi

Sabtu, 22 Februari 2020
Video

Gedung DPR Kebakaran

Senin, 24 Februari 2020