Presiden Palestina: 1.000 Kata Tidak Untuk Peta Trump's Plan

Presiden Palestina Mahmoud Abbas/Net

Palestina menolak dengan sangat tegas rencana perdamaian di Timur Tengah yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena telah dianggap berpihak pada Israel.

Berselang beberapa jam setelah Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan isi proposal perdamaian sepihaknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengadakan konferensi pers di Ramallah, Tepi Barat, Rabu (29/1).

"Setelah omong kosong yang kita dengar hari ini, kita katakan seribu 'tidak' untuk kesepakatan itu," tegas Abbas seperti yang dimuat YnetNews.

Dengan tegas, Abbas mengatakan Palestina tetap berkomitmen untuk mengakhiri pendudukan Israel dan mendirikan negara dengan ibukota di Yerusalem Timur.
Dia juga mengatakan bahwa, baik Yerusalem maupun hak rakyat Palestina adalah hal yang tidak bisa diganggu gugat.

"Kita tidak akan berlutut dan kita tidak akan menyerah. Saya katakan kepada Trump dan Netanyahu. Yerusalem tidak untuk dijual, semua hak kami tidak untuk dijual dan ditawar-tawar. Dan kesepakatan anda, konspirasi, tidak akan berlalu," ujar pria 84 tahun itu.

Sementara itu kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, mengatakan pihaknya tidak akan membiarkan konspirasi ini mati.

"Pendudukan (Israel) dan pemerintah AS akan memikul tanggung jawab atas apa yang mereka lakukan," ujar pejabat senior Hamas, Khalil al-Hayya.

Dalam proposal perdamaian Trump atau yang juga dikenal Trump's Plan, terdapat poin di mana Tepi Barat yang sebelumnya dikuasai oleh Palestina sebagian akan diduduki oleh warga Israel.

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14