Palestina Putus Hubungan Dengan AS Dan Israel, Abbas: Saya Tidak Mau Menjual Yerusalem

Presiden Palestina Mahmous Abbas/Net

Otoritas Palestina memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel, termasuk yang berkaitan dengan sektor keamanan.

Langkah ini diambil setelah Palestina menolak tegas rencana perdamaian Timur Tengah ala Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengatakan bahwa kebijakan Timur Tengah yang diprakarsai oleh Trump adalah sinis dan mementingkan diri sendiri.

Cetak biru kebijakan yang didukung oleh perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu itu menyerukan pembentukan negara Palestina yang didemiliterisasi serta akan mengecualikan permukiman Yahudi yang dibangun di wilayah pendudukan serta tetap berada di bawah kendali keamanan total Israel.

Rencana kebijakan yang sama juga mengusulkan pengakuan Amerika Serikat atas permukiman Israel di tanah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang tak terpisahkan.
 
"Kami telah memberi tahu pihak Israel bahwa tidak akan ada hubungan sama sekali dengan mereka dan Amerika Serikat termasuk ikatan keamanan," kata Abbas mengatakan pada pertemuan darurat Liga Arab yang digelar di Kairo, Mesir pada Sabtu (1/2).

Lebih lanjut, Abbas juga mengatakan bahwa dia menolak mendiskusikan rencana itu dengan Trump melalui telepon, atau bahkan menerima salinannya untuk mempelajarinya.

"Trump meminta saya berbicara dengannya melalui telepon tetapi saya berkata tidak, dan dia ingin mengirim saya surat, tetapi saya menolaknya," kata Abbas seperti dimuat The Guardian.

Langkah itu diambil karena Abbas mengatakan bahwa dia tidak ingin Trump bisa mengatakan bahwa dia telah diajak berkonsultasi.

"Saya tidak akan mencatatnya dalam sejarah saya bahwa saya menjual Yerusalem," sambungnya,

Untuk diketahui bahwa pasukan keamanan Israel dan Otoritas Palestina telah lama bekerjasama bidang kepolisian Tepi Barat yang diduduki yang berada di bawah kendali Palestina.

Selain itu, otoritas Palestina juga memiliki perjanjian kerja sama intelijen dengan CIA, yang berlanjut bahkan setelah Palestina mulai memboikot upaya perdamaian Trump pada 2017 lalu.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Inggris Amankan 60 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 Buatan Novavax
Dunia

Inggris Amankan 60 Juta Dosi..

14 Agustus 2020 12:42
Sambut Normalisasi Hubungan Dengan UEA, Presiden Israel Undang Putra Mahkota MBZ Ke Yerusalem
Dunia

Sambut Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 12:15
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Sebut Pembebasan Ratusan Narapidana Taliban Ancaman Bagi Dunia
Dunia

Presiden Afghanistan Ashraf ..

14 Agustus 2020 12:08
Diprotes Pengusaha, Malaysia Cabut Pembatasan Rekrutmen TKA
Dunia

Diprotes Pengusaha, Malaysia..

14 Agustus 2020 11:58
Orangtua Kamala Harris Bukan WN AS, Donald Trump Pertanyakan Kelayakan Sang Pendamping Joe Biden
Dunia

Orangtua Kamala Harris Bukan..

14 Agustus 2020 11:38
Akhirnya Pemerintah Lebanon Libatkan Penyelidik Internasional Selidiki Ledakan Beirut Termasuk FBI
Dunia

Akhirnya Pemerintah Lebanon ..

14 Agustus 2020 11:31
Siapa Yang Paling Diinginkan Oleh Negara-negara Monarki Teluk, Trump Atau Biden?
Dunia

Siapa Yang Paling Diinginkan..

14 Agustus 2020 11:20
Turki: Normalisasi Hubungan Israel-UEA Khianati Rakyat Palestina
Dunia

Turki: Normalisasi Hubungan ..

14 Agustus 2020 10:41