Pasca Brexit Orang-orang Rasis Mulai Keluar Kandang

Bendera Inggris Diturunkan Setelah Muncul Kepastian Keluarnya Inggris dari Uni Eropa/Net

Keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa tidak serta merta berjalan mulus. Setelah menunda sekian lama, setelah timbul konflik, serta pro dan kontra, kini Inggris harus menghadapi persoalan baru, yaitu munculnya rasialisme dan xenophobia.

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa dimanfaatkan sejumlah pihak untuk bersikap rasis terhadap imigran-imigran yang menyebrang dari Eropa ataupun negara lain.

Di Winchester Tower, Norwich, kawasan hunian berupa apartemen, nampak terpasang pengumuman untuk penghuni agar hanya berbicara dengan dengan Bahasa Inggris. Disebutkan hal itu karena Inggris telah merdeka tanpa campur tangan pihak lain.

"Kami tidak mentoleransi mereka yang berbicara dengan bahasa selain Bahasa Inggris. Kami sekarang adalah negara mandiri dan Bahasa Inggris adalah bahasa ibu di sini. Jika kamu mau berbicara dengan bahasa tempat kamu berasal, maka kami menyarankan anda untuk segera pulang ke tempat asal...," begitu bunyi dari edaran tersebut sebagaimana dikutip dari CNN Internatonal, Senin ( 3/2).

Roger Blackwell, salah satu penghuni Winchester Tower, membenarkan bahwa situasi pasca Brexit dimanfaatkan orang-orang rasis untuk keluar unjuk diri.

"Tidak perlu memperhatikan ulah mereka, sebab hanya akan membuat mereka senang. Biarkan saja," ujar Blackwell. Blackwell menyebut aksi rasis itu bisa ditekan apabila publik tidak mendukung atau memberi perhatian ke aksi mereka.

Bagi sebagian orang, Brexit adalah kembali menjadi Inggris yang seutuhnya. Orang-orang rasis muncul tidak terhindarkan.

Lee Robson, pengelola Winchester Tower, tidak menyetujui hal ini. Ia segera memerintahkan staffnya untuk mencabut semua edaran yang ada. Selain itu, ia juga telah melaporkan kasus rasialisme pasca Brexit itu ke Kepolisian Norwich.

"Kami menyikapi kasus ini dengan sangat serius dan meminta para penghuni untuk menghubungi Kepolisian Norwich jika mereka khawatir soal keamanan mereka," ujar Robson.

Dalam kesempatan terpisah, Kepolisian Norwich mengatakan bahwa mereka tengah melakukan uji forensik terhadap bukti-bukti yang ada serta memeriksa CCTV untuk mencari pelaku.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Ketika Anies Baswedan Mempengaruhi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Minggu, 18 April 2021
Video

RMOL World View • Antara AS, Iran Dan Israel

Senin, 19 April 2021
Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021

Artikel Lainnya

Beijing: Invasi Jepang Ciptakan Malapetaka Besar Bagi Negara-negara Asia, Terutama China
Dunia

Beijing: Invasi Jepang Cipta..

20 April 2021 06:22
Hadiri World Tour Contact-Free, Dubes Umar Hadi: Jangan Hanyut Dengan Corona Blues
Dunia

Hadiri World Tour Contact-Fr..

20 April 2021 04:43
Annalena Baerbock, Kandidat Kuat Pengganti Angela Merkel Di Kursi Kanselir Jerman
Dunia

Annalena Baerbock, Kandidat ..

19 April 2021 23:21
PM Pakistan Ajak Negara Mayoritas Muslim Satu Suara Untuk Kriminalisasi Penistaan Terhadap Islam
Dunia

PM Pakistan Ajak Negara Mayo..

19 April 2021 22:53
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Segar, 10 Pejabat Junta Militer Dan 2 Perusahaan Myanmar Jadi Target
Dunia

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Se..

19 April 2021 21:55
Akhirnya Rusia Pindahkan Alexei Navalny Ke Rumah Sakit
Dunia

Akhirnya Rusia Pindahkan Ale..

19 April 2021 20:30
Gembong Primadjaja Akan Bantu Maksimal Alumni ITB Yang Ditangkap Polisi Korea Selatan
Dunia

Gembong Primadjaja Akan Bant..

19 April 2021 19:36
Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik
Dunia

Polisi Korea Selatan Tangkap..

19 April 2021 19:19