Paska Brexit, PM Boris Johnson Akan Rombak Kabinet

Kamis, 13 Februari 2020, 11:55 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson merombak kembali kabinetnya, Kamis (13/2). Perombakan dilakukan guna mencari siapa yang tepat untuk menjalankan visi bersamanya usai Inggris keluar dari Uni Eropa per 31 Januari 2020.

"Perdana Menteri menginginkan perombakan ini untuk menetapkan fondasi bagi pemerintah sekarang dan di masa depan," ujar seorang sumber dari kantor Johnson yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dimuat Reuters.

"Dia ingin mempromosikan generasi bertalenta di tahun-tahun mendatang. Dia (juga) akan menghargai para anggota parlemen yang telah bekerja keras untuk memenuhi prioritas pemerintah ini untuk meningkatkan seluruh negara dan memberikan perubahan yang dipilih orang-orang untuk tahun lalu," lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari sumber tersebut, kemungkinan besar, Johnson akan mengambil lebih banyak wanita di pemerintahannya.

Merespons perombakan ini, beberapa pejabat dari partai pendukung Johnson, Konservatif justru menentangnya dengan menyatakan bahwa saat ini bukan saatnya untuk melakukan perombakan secara 'radikal'.

Sementara itu, usai Brexit, Johnson sendiri memiliki beberapa agenda besar. Seperti melakukan negosiasi perdagangan dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat dan menjadi tuan rumah KTT Perubahan Iklim (COP26) pada November mendatang.

Kolom Komentar


Video

Darurat Corona, Dr. Tirta: Ini Saatnya Karantina Wilayah Per Provinsi

Sabtu, 28 Maret 2020
Video

Darurat Corona! Pasien Ini Ciptakan Lagu Nge-Rap Setelah Sembuh Dari Covid-19

Minggu, 29 Maret 2020