Ekonomi Melemah Akibat COVID-19, Singapura Aktifkan Total Defense

Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen/Net

Pemerintah Singapura akan mengaktifkan strategi Total Defense untuk menghadapi wabah virus corona (COVID-19). Salah satunya dengan memberikan bantuan agar ekonomi tetap berfungsi dan berjalan stabil.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen, ketika berpidato saat Total Defense Day, Jumat (14/2). Ekonomi, bagi Singapura, adalah bagian dari sistem pertahanan total.

"Bahkan ketika kita berurusan dengan wabah virus, kita harus memastikan bahwa ekonomi kita dapat berfungsi untuk menjaga pekerjaan dan mata pencaharian bagi Singapura," ujar Ng Eng Hen seperti dimuat Channel News Asia.

"Pemerintah akan bekerja dengan perusahaan dan serikat pekerja untuk memastikan bahwa pengurangan jumlah pekerja dijaga tetap maksimum," lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat, akan memberikan rincian anggaran untuk meminimalkan kerugian akibat wabah virus corona pada 18 Februari mendatang.

Dari informasi yang didapatkan, pemerintah akan memberikan bantuan sebesar 77 juta dolar Singapura atau setara Rp 761 miliar (Rp 9.888/dolar Singapura) untuk membantu sektor transportasi, termasuk taksi.

Singapore Tourism Board (STB) juga menyatakan akan menghapuskan biaya lisensi untuk hotel, agen perjalanan dan pemandu wisata, serta membiayai biaya pembersihan hotel yang mengakomodasi pasien positif ataupun suspect.

Data dari STB menunjukkan, sektor pariwisata mendapatkan hantaman yang luar biasa dari wabah virus corona. Tahun ini, kedatangan pengunjung diperkirakan akan turun sebesar 25 hingga 30 persen.

Kendati begitu, Ng Eng Hen mengatakan Singapura pasti bisa menghadapi situasi ini. Terlebih pada 2003, Singapura juga pernah mampu mengatasi wabah serupa, yaitu Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS).

"Kami ingat bagaimana SARS menyebabkan penyakit dan kematian. Ketakutan akan terinfeksi mencengkeram warga di mana-mana dan itu melumpuhkan ekonomi. Turis berhenti bepergian dan orang-orang tetap di rumah. Akibatnya, pekerjaan hilang dan penghematan meningkat," ujarnya

"Tetapi di Singapura, kami melakukan reli melalui Total Defense, tetap bersatu mengatasi krisis, agar muncul secara utuh dan lebih kuat," pungkas Ng Eng Hen.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020
Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Selama Tiga Minggu Perempuan Di Ukraina Gali Terowongan Untuk Pelarian Anaknya
Dunia

Selama Tiga Minggu Perempuan..

08 Agustus 2020 12:47
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina Terus Salurkan Bantuan Untuk Warganya Yang Terdampak Krisis Covid-19
Dunia

Presiden Madagaskar Andry Ra..

08 Agustus 2020 12:12
Berbagai Spekulasi Muncul, PBB Sebut Belum Terima Permintaan Penyelidikan Ledakan Beirut
Dunia

Berbagai Spekulasi Muncul, P..

08 Agustus 2020 11:58
73 Tahun Indonesia-Lebanon, Dubes Hajriyanto: Baik Tapi Tidak Hangat
Dunia

73 Tahun Indonesia-Lebanon, ..

08 Agustus 2020 11:36
Rusia, Iran, China Dituding Melakukan Serangkaian Upaya Jelang Pemilihan Presiden AS
Dunia

Rusia, Iran, China Dituding ..

08 Agustus 2020 11:35
Profesor Sejarah Yang Akurat Prediksi Hasil Pemilu AS Sejak 1984 Mengatakan Trump Akan Kalah Tahun Ini
Dunia

Profesor Sejarah Yang Akurat..

08 Agustus 2020 11:07
Facebook Izinkan Karyawan Bekerja Dari Rumah Hingga 2021 Dan Dapatkan Tambahan Seribu Dolar Untuk Biaya Operasional
Dunia

Facebook Izinkan Karyawan Be..

08 Agustus 2020 11:04
17 Orang Dinyatakan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Air India Express, PM Modi Sampaikan Belasungkawa
Dunia

17 Orang Dinyatakan Tewas Da..

08 Agustus 2020 10:27