PM Johnson Batalkan Kunjungan Ke AS, Kesepakatan Dagang Jadi Taruhan?

Jumat, 14 Februari 2020, 09:30 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden AS Donald Trump/Net

Perselisihan antara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus berlanjut. Johnson diketahui telah menunda perjalanannya ke AS untuk membahas perjanjian dagang kedua negara pasca-Brexit.

Dilaporkan oleh The Sun pada Kamis malam (13/2), keputusan Johnson untuk tidak pergi guna menyelesaikan persoalan domestik. Termasuk rencana melakukan perombakan besar-besaran kabinet.

Kendati begitu, dimuat Reuters, batalnya kunjungan Johnson sendiri dianggap hanya akan menjadi pukulan yang lebih keras bagi hubungan kedua negara, yang baru saja memulai lembaran baru pasca-Brexit. Terlebih, kedua pihak juga tengah bersiap untuk menyepakati perjanjian perdagangan baru.

Sebelumnya, Inggris dan AS sudah berselisih paham dalam beberapa persoalan. Seperti Inggris yang mengizinkan Huawei untuk masuk ke jaringan seluler 5G hingga polemik mengenai kesepakatan nuklir Iran.

Kendati begitu, Johnson dijadwalkan akan bertemu dengan Trump pada Juni mendatang dalam KTT para pemimpin G7.

Selain ke Amerika Serikat, Johnson pun menurut The Sun telah membatalkan kunjungan ke Australia dan Selandia Baru.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari Downing Street mengenai pembatalan kunjungan Johnson.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020