Suku Pribumi Unjuk Rasa, Layanan Kereta Api Kanada Lumpuh

Unjuk rasa mendukung suku asli Kanada, Wet 'suwet/Net

Layanan kereta di Kanada berhenti beroperasi pada Kamis (13/2). Keputusan itu diambil setelah unjuk rasa untuk mendukung kelompok-kelompok pribumi terus berlangsung hingga melumpuhkan sistem transportasi.

Bukan hanya kereta penumpang, Kereta Api Nasional Kanada (CN) juga mengungkapkan kereta barang di bagian timur negara tersebut ikut dibatalkan.

"Lebih dari 400 kereta dibatalkan selama pekan lalu dan protes baru yang muncul di lokasi strategis di jalur utama kami," ujar Kepala Eksekutif CN, JJ Ruest, seperti dimuat AA.

"Kami telah memutuskan bahwa penutupan operasi Kanada timur adalah pendekatan yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan karyawan dan pengunjuk rasa," lanjutnya.

Unjuk rasa yang dilakukan oleh suku asli Kanada dan berbagai masyarakat pendukung lainnya berawal ketika Kepala Suku Wet'suwet menolak untuk meneken proyek pipa gas alam yang melintasi wilayah mereka.

Pemerintah berdalih, pejabat negara di daerah tersebut telah menyetujui proyek senilai 40 miliar dolar AS itu. Namun, kepala suku mengatakan hanya mereka yang bertanggung jawab atas tanah.

Alhasil, Wet'suwet dan sekitar 19 suku pribumi lainnya memblokade layanan kereta api di Kanada.

Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, yang saat ini berada di Senegal langsung memerintahkan Menteri Hubungan Masyarakat Adat, Carolyn Bennett, untuk bertemu dengan para tetua suku.

"Pemerintah federal perlu bertindak, tidak hanya dalam pertemuan dengan orang-orang dari negara Wet'suwet ini tetapi juga dengan memastikan bahwa hukum negara kita ditegakkan dan ditegakkan dengan sangat cepat," kata Perdana Menteri negara bagian Saskatchewan, Scott Moe.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020
Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Selama Tiga Minggu Perempuan Di Ukraina Gali Terowongan Untuk Pelarian Anaknya
Dunia

Selama Tiga Minggu Perempuan..

08 Agustus 2020 12:47
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina Terus Salurkan Bantuan Untuk Warganya Yang Terdampak Krisis Covid-19
Dunia

Presiden Madagaskar Andry Ra..

08 Agustus 2020 12:12
Berbagai Spekulasi Muncul, PBB Sebut Belum Terima Permintaan Penyelidikan Ledakan Beirut
Dunia

Berbagai Spekulasi Muncul, P..

08 Agustus 2020 11:58
73 Tahun Indonesia-Lebanon, Dubes Hajriyanto: Baik Tapi Tidak Hangat
Dunia

73 Tahun Indonesia-Lebanon, ..

08 Agustus 2020 11:36
Rusia, Iran, China Dituding Melakukan Serangkaian Upaya Jelang Pemilihan Presiden AS
Dunia

Rusia, Iran, China Dituding ..

08 Agustus 2020 11:35
Profesor Sejarah Yang Akurat Prediksi Hasil Pemilu AS Sejak 1984 Mengatakan Trump Akan Kalah Tahun Ini
Dunia

Profesor Sejarah Yang Akurat..

08 Agustus 2020 11:07
Facebook Izinkan Karyawan Bekerja Dari Rumah Hingga 2021 Dan Dapatkan Tambahan Seribu Dolar Untuk Biaya Operasional
Dunia

Facebook Izinkan Karyawan Be..

08 Agustus 2020 11:04
17 Orang Dinyatakan Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Air India Express, PM Modi Sampaikan Belasungkawa
Dunia

17 Orang Dinyatakan Tewas Da..

08 Agustus 2020 10:27