Hosni Mubarak, Penguasa Mesir Korban Arab Spring

Hosni Mubarak/Net

Kabar mengejutkan datang dari negara di Afrika bagian timur. Mantan penguasa Mesir, Hosni Mubarak meninggal dunia.

Ia meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Kairo.

Sebelumnya, kata sang putra, Alaa Mubarak, ayahnya telah menjadi operasi pada dua pekan lalu. Tapi tidak dijelaskan rincian operasi tersebut.

Mubarak yang lahir di Kafr El Meselha pada 4 Mei 1928 merupakan Presiden Mesir untuk periode yang sangat lama, yaitu 1981 hingga 2011.

Karir politiknya berkembang setelah ia naik pangkat di Angkatan Udara pada 1974. Di mana pada 1975, Mubarak kemudian ditunjuk menjadi wakil presiden.

Berselang enam tahun, Mubarak menggantikan Presiden Anwar Sadat yang terbunuh oleh kelompok radikal.

Selama kekuasaannya, Mubarak dikenal sebagai seorang diktator dengan kewenangan yang luas atas negeri piramida tersebut.

Ia juga dikenal dengan sikap netralnya atas konflik Palestina-Israel.

Tak ayal, Mubarak ikut menjadi "korban" Arab Spring yang dimulai pada 2010.
 
Fase kebangkitan dunia Arab itu ditandai dengan berbagai unjuk rasa untuk menurunkan rezim otoriter.

Di Mesir, unjuk rasa terjadi selama 18 hari. Puncaknya pada 25 Januari 2011, di Tahrir Square.

Hingga pada akhirnya, pada 11 Februari 2011, Mubarak mengundurkan diri.

Pengunduran diri itu diumumkan oleh wakilnya, Omar Suleiman.

Seiring dengan kejatuhannya, berbagai kasus menimpa Mubarak dengan kedua anaknya, Alaa dan Gamal Mubarak. Sembari menunggu peradilan, ketiganya ditahan sejak 2011.

Mulai dari kasus korupsi, penyalahgunaan dana, hingga pembunuhan seorang demonstran.

Pada 2015, kedua anaknya divonis tiga tahun. Namun pengadilan memutuskan untuk membebaskan keduanya karena vonis mereka telah dihabiskan selama masa tunggu.

Sementara Mubarak sendiri baru dibebaskan pada 2017.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Presiden Ghana: Disuntik Vaksin Tidak Akan Mengubah DNA Anda Atau Menyebabkan Kemandulan
Dunia

Presiden Ghana: Disuntik Vak..

02 Maret 2021 18:08
Bantu Bos Nissan Kabur, Dua Warga AS Tiba Di Jepang Untuk Diadili
Dunia

Bantu Bos Nissan Kabur, Dua ..

02 Maret 2021 17:34
Gara-gara Nanas, Perang Kata  Taiwan-China Makin Memanas
Dunia

Gara-gara Nanas, Perang Kata..

02 Maret 2021 17:17
IAEA Temukan Berbagai Bukti Pembangunan Nuklir Korea Utara
Dunia

IAEA Temukan Berbagai Bukti ..

02 Maret 2021 15:23
Dapat Bantuan Vaksin Tambahan Dari China, Presiden Zimbabwe: Terima Kasih, Xi Jinping
Dunia

Dapat Bantuan Vaksin Tambaha..

02 Maret 2021 15:02
Divonis 3 Tahun Penjara Karena Korupsi, Eks Presiden Prancis Siap Ajukan Banding
Dunia

Divonis 3 Tahun Penjara Kare..

02 Maret 2021 14:57
Tanggapi Dominic Raab, China Tegaskan Dakwaan Terhadap 47 Aktivis Hong Kong Sejalan Dengan Hukum
Dunia

Tanggapi Dominic Raab, China..

02 Maret 2021 14:40
Kolombia Jadi Negara Pertama Di Amerika Latin Yang Dapat Vaksin Lewat Skema COVAX
Dunia

Kolombia Jadi Negara Pertama..

02 Maret 2021 14:26