Dicecar Pertanyaan Soal Virus Corona Oleh Senator, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Gelagapan

Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Chad Wolf saat dicecar pertanyaan oleh senator/Net

Virus corona telah menjadi momok yang menakutkan bagi banyak negara di dunia. Betapa tidak, penularannya yang cepat dan tingkat kematian yang tinggi telah menyebabkan hampir tiga ribu orang meninggal dunia dan 83 ribu orang lainnya terinfeksi di 50 negara di dunia per akhir Februari ini.

Salah satu negara yang juga waswas dengan penularan virus tersebut adalah Amerika Serikat. Namun, negeri Paman Sam agaknya bukan hanya cemas atas penularan virus yang juga dikenal dengan nama resmi Covid-19 itu, tapi juga atas penanganan pemerintah atas virus itu.

Hal itu terlihat dalam sesi sidang dengar pendapat di Senat awal pekan ini (Selasa, 25/2). Dalam kesempatan itu, hadir Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Chad Wolf untuk memberikan penjelasan soal kesiapan Amerika Serikat dalam menghadapi virus corona.

Sayangnya, Wolf tampak kurang menguasai masalah tersebut dan kelabakan ketika dicecar pertanyaan oleh Senator Republik, John Neely Kennedy.

Kennedy menanyakan soal jumlah kasus infeksi virus corona di Amerika Serikat serta sejauh mana Wolf dan jajaran mengambil langkah antisipasi.

"Kita punya 14 kasus (infeksi virus corona) dengan tambahan. Saya rasa antara 20 hingga 30 kasus tambahan yang kita miliki dari kembalinya warga Amerika Serikat dari sejumlah kapal pesiar," jelas Wolf.

Namun Wold tidak mampu menjelaskan lebih jauh soal langkah antisipasi yang diambil atau bagaimana antisipasi dilakukan. Dia kerap kali merujuk pada Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat (HHS) untuk data lebih lengkap.

"Kita bekerja dengan HHS untuk menentukan itu. Kita mengantisipasi, (tapi) angka akan terus meningkat. Sata tidak memiliki gambaran pasti," jelas Wolf.

Kennedy menekankan bahwa Wolf adalah Menteri Kemanan Dalam Negeri yang bertugas untuk menjaga keamanan warga Amerika Serikat.

"Anda harusnya tahu jawaban (atas pertanyaan) tersebut," kata Kennedy.

Wolf pun kemudian menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi dengan meningkatkan keamanan di bandara dan jalur darat.

"Kami memiliki anggota gugus tugas yang mengerjakan ini setiap hari. Jadi kami berkoordinasi dengan mereka untuk memastikan operasi kami," tegas Wolf.

Bukan hanya itu, Wolf juga tampak tidak cukup cakap menjawab ketika ditanya soal bagaimana virus corona bisa menular.

"(Virus corona menular) melalui berbagai cara. Yang jelas adalah penularan manusia ke manusia yang sudah kita lihat. Kita memastikan bahwa prosedur berjalan baik sehingga mereka secara medis dipindai sehingga kita mengidentifikasi (virus corona)," jelasnya.

Wolf pun gelagapan dalam menjawab pertanyaan Kennedy soal tingkat kematian akibat virus corona di seluruh dunia.

"Di seluruh dunia (tingkat kematian akibat virus corona) di bawah dua persen," kata Wolf.

"Saya akan dapatkan jumlah pastinya. Saya akan cek dengan (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit). Mereka memonitor tingkat kematian di seluruh dunia dan saya akan, saya bisa mendapatkan (datanya) untuk anda," lanjut Wolf.

Kennedy mempertanyakan soal apakah Wolf tidak memiliki datanya saat itu.

"Itu berubah setiap hari, Senator," jelasnya.

Ditanya juga soal apakah Amerika Serikat Serikat memiliki cukup respirator dan masker untuk antisipasi dan penanganan virus corona, Wolf juga tampak terbata-bata.

"Sepengetahuan saya iya (cukup)," kata Wolf.

Namun Kennedy mengatakan bahwa kabar yang dia dapat bahwa Amerika Serikat tidak cukup memiliki respirator dan masker.

"Saya akan merujuk pada Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat," kata Wolf.

Tampak geram, Kennedy pun meningkatkan nada bicaranya untuk menegaskan bahwa Wolf adalah Menteri Keamanan Dalam Negeri yang seharusnya bisa melindungi warga Amerika Serikat, termasuk dari ancaman virus mematikan.

'Anda adalah seorang Menteri Keamanan Dalam Negeri dan Anda tidak bisa menjelaskan pada saya soal apakah kita punya cukup respirator," tegasnya.

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Lebih Dari 100 Teroris Kembali Ke Jerman
Dunia

Lebih Dari 100 Teroris Kemba..

25 Mei 2020 17:08
Kim Jong Un Memimpin Pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Pekerja
Dunia

Kim Jong Un Memimpin Pertemu..

25 Mei 2020 15:17
Jepang Cabut Status Darurat, Menteri Ekonomi: Tetap Waspada, Kami Tidak Bisa Hilangkan Virus Menjadi Nol
Dunia

Jepang Cabut Status Darurat,..

25 Mei 2020 13:44
Menlu China: UU Baru Terkait Hong Kong Tidak Pengaruhi Hak Dan Kebebasan Penduduk, Juga Kepentingan Investor Asing Yang Sah
Dunia

Menlu China: UU Baru Terkait..

25 Mei 2020 13:03
Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Penerbangan Dari Brasil Ke AS Dibatasi
Dunia

Terjadi Lonjakan Kasus Covid..

25 Mei 2020 12:25
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Selandia Baru, PM Ardern: Kami Baik-baik Saja
Dunia

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang ..

25 Mei 2020 11:36
Karena Pujiannya Kepada Gadis India, Postingan Ivanka Dibanjiri Kecaman
Dunia

Karena Pujiannya Kepada Gadi..

25 Mei 2020 10:05
Istri Xi Jinping Ternyata Masuk Dalam Daftar Duta Goodwill WHO
Dunia

Istri Xi Jinping Ternyata Ma..

25 Mei 2020 09:01