WHO Telah Mengubah Sebutan Social Distancing Menjadi Physical Distancing, Maksudnya Tetap Sama Kok!

Physical Distancing/Net

Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat melakukan social distancing. Namun, kini WHO meralatnya menjadi physical distancing.

WHO berupaya menegaskan perintah untuk berdiam diri di rumah lewat gerakan social distancing, menjaga jarak sosial dengan lingkungan. Namun, WHO mengingatkan itu bukan berarti memutuskan silaturahmi dengan kerabat atau keluarga, justru kita disarankan agar tetap menjalin kontak lewat media sosial atau telepon untuk tetap berhubungan tanpa harus melakukan kontak fisik secara langsung.

Lalu mengapa sekarang WHO mengganti penyebutannya dengan physical distancing?

Kata ini diartikan sebagai  'menjaga jarak fisik'. Tujuan WHO mengubah frasa tersebut untuk mengimbau masyarakat agar berjaga jarak secara fisik dan mendorong masyarakat tetap terhubung melalui media sosial, mengutip Reuters, Selasa (24/3).

Memang berat, tetapi sebagai warga negara yang baik dan untuk keselamatan semuanya, diharapkan mengikuti arahan WHO untuk melakukan physical distancing.

Meski jarak memisahkan, masyarakat bisa melakukan interaksi dengan menggunakan kecanggihan alat komunikasi.

WHO tidak pernah mendesak memutuskan kontak komunikasi masyarakat terhadap keluarga dan kerabatnya. Ini hanyalah menjaga jarak fisik untuk menghentikan penularan.

Pemerhati Bahasa Indonesia, Ivan Lanin, mengungkap alasan lain mengapa WHO mengubah istilah distancing social menjadi physical distancing.

"Kalau ada yang sebelumnya memaknai 'jaga jarak sosial' untuk padanan 'social distancing', maka 'physical distancing' bisa dipadankan dengan 'jaga jarak fisik'. Ini bukti bahwa jaga jarak dapat dilakukan untuk berbagai hal. Termasuk dengan kendaraan lain dan mantan," cuit @IvanLanin.

Presiden Jokowi sendiri mengatakan kalau frasa physical distancing ini menjadi istilah yang paling tepat untuk mencegah penularan Covid-19 di Indonesia. Bersama pihak terkait, Presiden Jokowi sudah mempelajari betul opsi yang harus diambil dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

"Di negara kita yang paling pas adalah physical distancing, menjaga jarak aman," katanya lewat video confrence saat melakukan rapat dengan para gubernur di seluruh Indonesia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021
Video

RMOL World View • Diplomasi Halal Saat Pandemi

Senin, 08 Maret 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan, bersama: Syahrial Nasution dan Abdul Hamid

Selasa, 09 Maret 2021

Artikel Lainnya

Enggan Mundur Usai Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur Andrew Cuomo Terancam Dimakzulkan
Dunia

Enggan Mundur Usai Terjerat ..

09 Maret 2021 11:48
AS Buka Lagi Pengajuan Aplikasi Visa Dari 13 Negara Muslim Dan Afrika
Dunia

AS Buka Lagi Pengajuan Aplik..

09 Maret 2021 10:52
Tolak Gagasan Paspor Vaksin, WHO: Akan Menimbulkan Ketidakadilan Dalam Sistem
Dunia

Tolak Gagasan Paspor Vaksin,..

09 Maret 2021 10:34
Wawancara Harry Dan Meghan Penuh Kontroversi, Istana Buckingham Diam Seribu Bahasa
Dunia

Wawancara Harry Dan Meghan P..

09 Maret 2021 10:21
Ledakan Di Jembatan Al Aimmah Irak, Seorang Perempuan Tewas
Dunia

Ledakan Di Jembatan Al Aimma..

09 Maret 2021 09:46
Buat Cuitan Misoginis Saat Hari Perempuan Internasional, Burger King Diserang Warga Net
Dunia

Buat Cuitan Misoginis Saat H..

09 Maret 2021 09:32
Belajar Dari RRD Korea, Kesehatan Masyarakat Yang Gratis Tanpa Diskriminasi
Dunia

Belajar Dari RRD Korea, Kese..

09 Maret 2021 08:56
Aparat Blokir Jalan, Ratusan Pengunjuk Rasa Myanmar Terperangkap
Dunia

Aparat Blokir Jalan, Ratusan..

09 Maret 2021 08:05