Khawatir Adanya Gelombang Infeksi Baru, Iran Larang Adanya Perjalanan Domestik Saat Liburan Tahun Baru Persia

Kamis, 26 Maret 2020, 15:10 WIB
Laporan: Sarah Meiliana Gunawan

Penyemprotan disinfektan di jalan-jalan/Net

Iran mulai menerapkan langkah baru seiring dengan munculnya kekhawatiran akan adanya gelombang kedua infeksi virus corona atau Covid-19.

Rabu (25/3), dikatakan oleh jurubicara pemerintah, Iran kemungkinan akan menghadapi wabah virus corona untuk periode kedua.

Itu dikarenakan, masih banyak warga Iran yang mengabaikan aturan untuk tinggal di rumah dan membatalkan rencana liburan Tahun Baru Persia yang dimulai pada 20 Maret.

"Mereka yang telah melakukan perjalanan untuk liburan Tahun Baru Iran harus segera kembali ke kota-kota mereka tanpa membuat pemberhentian di kota lain dalam perjalanan pulang," ujar anggota markas besar nasional Iran, Hossein Zolfaghari.

Selain itu, pihak berwenang juga telah meminta warga Iran untuk menghindari tempat-tempat umum, sementara sekolah, universitas, pusat budaya, dan pusat olahraga di seluruh negara telah ditutup.

"Penutupan universitas dan sekolah serta penangguhan pertemuan telah diperpanjang," lanjutnya seperti dimuat The Star.

Dan, jika ada warga yang melanggar, maka akan mendapatkan konsekuensi hukum.

Saat ini, Iran sendiri memiliki jumlah kasus corona sebanyak 27.017 orang dengan 2.077 orang meninggal dunia dan 9.625 telah pulih.

Kolom Komentar


Video

SARI MADJID: Ketika Seni | Puisi Hari Ini

Selasa, 07 April 2020
Video

Warung Makar Lieus Sungkharisma Bagi-bagi Makanan Untuk Ojol

Selasa, 07 April 2020
Video

Kisah Perjuangan Sembuh Pasien Positif Corona di Merauke

Selasa, 07 April 2020