Dua Negara Bagian Di Australia Perketat Penjagaan Di Perbatasan, Cegah Orang Asing Masuk

Aparat Australia Melakukan Pemeriksaan Terhadap Setiap Pengendara Yang Akan Masuk Negara Itu/Net

Pemerintah Federal Australia mengatakan bahwa karantina atau pembatasan pergerakan orang secara nasional belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Namun, dua negara bagian ini, Australia Barat dan Queensland, secara bersamaan akan memperketat perbatasan mereka. Hal ini untuk mencegah pergerakan orang di saat krisis virus corona dan akan berlangsung dalam waktu yang agak lama.

Mulai minggu malam besok, Australia Barat tak lagi menerima kunjungan warga negara bagian lain kecuali memiliki izin.

Demikian juga dengan Queensland yang memperketat penjagaan perbatasan dengan New South Wales di Coolangatta.

Australia Barat, dengan ibukota Perth, mulai Minggu tengah malam (05/04), akan melarang masuk semua warga yang bukan penduduk Australia Barat. Ini adalah untuk pertama kalinya Australia Barat menutup perbatasan mereka, melansir ABC, Sabtu (4/4).

Kepala Negara Bagian Australia Barat, Premier Mark McGowan, mengatakan hal ini akan berjalan untuk sementara waktu sebagai upaya pencegahan penularan.

"Ini penutupan sementara guna memastikan kita mencegah penyebaran virus corona di sini," katanya.

Autralia Barat juga menutup penerbangan dari negara lain pada pekan ini.  Kalaupun mereka tiba di Australia Barat, tapi tidak masuk dalam kategori yang diperbolehkan, mereka akan dipulangkan ke kota asal penerbangan.

Sementara Queensland pada Jumat (3/4) telah menerapkan penutupan perbatasan dengan New South Wales di kawasan Coolangatta.

Pemerintah di sana sudah menutup perbatasan sejak tanggal 25 Maret lalu dengan menyiapkan aparat di 17 titik perbatasan antara Queensland dan NSW. 14 titik perbatasaan saat ini sudah ditutup, hanya tiga yang dijaga oleh polisi yang memasang palang dan pemeriksaan.

Kepolisian di Queensland sudah mengatakan pembatasan dan penutupan di negara bagiannya akan berlangsung selama beberapa bulan.

Kepala Polisi Gold Coast, Superintendent Mark Wheeler, yang bertanggung jawab mengawasi perbatasan antara Queensland dan NSW, mengatakan, walau ini hanya sementara tetapi bukan dalam hitungan minggu melainkan bulan.

"Kita akan berada di sini dalam bilangan bulan, bukannya beberapa minggu," katanya.

Masing-masing negara bagian di Australia menerapkan aturan sesuai dengan kondisi krisis di tempat mereka.

Saat ini, per Sabtu (4/4) angka kasus virus corona di Australia secara global adalah 5.454  dengan angka kematian 28 orang, melansir Worldometers.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Inggris Bersiap Sambut Kehidupan Masa Depan Dengan 'Normal Baru', Seperti Apa?
Dunia

Inggris Bersiap Sambut Kehid..

26 Mei 2020 23:21
Beda Cerita Dengan Indonesia, Arab Saudi Tiadakan Shalat Id Berjamaah Dan Lockdown 24 Jam
Dunia

Beda Cerita Dengan Indonesia..

26 Mei 2020 18:23
Angkatan Udara AS Akan Hilangkan Syarat Tinggi Badan Untuk Yang Melamar Menjadi Penerbang
Dunia

Angkatan Udara AS Akan Hilan..

26 Mei 2020 18:16
Dililit Utang Dan Dihantam Pandemik, Maskapai Terbesar Amerika Latin Ajukan Pailit
Dunia

Dililit Utang Dan Dihantam P..

26 Mei 2020 17:34
Raja Judi Macau, Orang Terkaya Di Asia Meninggal Dalam Usia 98 Tahun
Dunia

Raja Judi Macau, Orang Terka..

26 Mei 2020 17:17
Kemenangan Venezuela Dan Iran Atas Sanksi AS
Dunia

Kemenangan Venezuela Dan Ira..

26 Mei 2020 16:51
Mi-8 Milik Rusia Jatuh, Empat Prajurit Tak Bisa Diselamatkan
Dunia

Mi-8 Milik Rusia Jatuh, Empa..

26 Mei 2020 15:26
Memanas Lagi, China Segera Ungsikan Warga Dari Perbatasan India
Dunia

Memanas Lagi, China Segera U..

26 Mei 2020 15:03