Demi Hentikan Penyebaran Corona, Koalisi Saudi Inisiasi Gencatan Senjata Di Yaman

Serangan di Yaman/Net

Koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi akhirnya mengungkapkan akan menghentikan operasi militer mereka untuk mengakhiri perang lima tahun seperti yang diinginkan oleh PBB.

Menurut jurubicara koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi, Kolonel Turki al-Malki, langkah tersebut bertujuan untuk memfasilitasi pembicaraan yang disponsori oleh utusan PBB, Martin Griffiths dalam hal gencatan senjata permanen dan untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona.

Ada pun gencatan senjata akan mulai berlaku pada Kamis (9/4) tengah hari selama dua pekan dan bisa diperpanjang.

Pengumuman ini adalah terobosan besar setelah PBB menjadi mediator gencatan senjata pada akhir 2018 di Swedia, di mana mereka menandatangani gencatan senjata di kota pelabuhan Laut Merah Hodeidah.

Kendati begitu, belum jelas apakah gencatan senjata tersebut akan diikuti Houthi atau tidak.

Namun, jurubicara Mohammed Abdulsalam mengatakan mereka telah mengirimkan utusan PBB untuk visi komprehensif, termasuk diakhirinya perang dan blokade terhadap Yaman.

"(Usulan kami) akan meletakkan dasar untuk dialog politik dan masa transisi," ujarnya pada Rabu (8/4) seperti dimuat Reuters.

Namun, beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata, menteri informasi Yaman mengungkapkan, Houthi telah menargetkan Hodeidah dan Marib dengan rudal.

Koalisi Saudi dan Houthi yang didukung oleh Iran sendiri telah berkonflik di Yaman sejak lima tahun yang lalu. Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang dan memicu kelaparan di Yaman.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Utusan Myanmar Di PBB Berbicara Penuh Emosi, Minta Dunia Internasional Bantu Hentikan Kudeta Militer
Dunia

Utusan Myanmar Di PBB Berbic..

27 Februari 2021 08:11
AS: Yang Terjadi Di Armenia Bukan Upaya Kudeta, Tetapi Militer Memang Tidak Boleh Campuri Politik
Dunia

AS: Yang Terjadi Di Armenia ..

27 Februari 2021 06:56
Taiwan Kritik China Karena Tangguhkan Ekspor Nanas Secara Sepihak
Dunia

Taiwan Kritik China Karena T..

27 Februari 2021 06:33
Analis Rusia: Desakan Mundur Dari Militer Wajar Karena PM Armenia Selalu Menghindari Tanggung Jawab
Dunia

Analis Rusia: Desakan Mundur..

27 Februari 2021 06:01
Kerusuhan Capitol Hill, Pendukung Trump Awalnya Berniat Ledakkan Gedung Parlemen
Dunia

Kerusuhan Capitol Hill, Pend..

26 Februari 2021 17:46
Filipina Akan Memulai Vaksinansi, Tentara Menjadi Salah Satu Yang Diprioritaskan
Dunia

Filipina Akan Memulai Vaksin..

26 Februari 2021 15:57
Perselisihan Mereda, Facebook Cari Kesepakatan Dengan Tiga Media Australia
Dunia

Perselisihan Mereda, Faceboo..

26 Februari 2021 15:52
Ratu Elizabeth: Menerima Suntikan Vaksin Covid-19 Menunjukkan Anda Tidak Egois
Dunia

Ratu Elizabeth: Menerima Sun..

26 Februari 2021 15:50