Walt Disney World Memberi Jaminan Dan Tunjangan Untuk 43 Ribu Karyawannya Yang Dirumahkan

Taman Hiburan Disney Studios Hollywood/Net

Wabah virus corona membuat Walt Disney World harus menutup usahanya sejak 14 Maret lalu seiring pemberlakuan larangan berkerumun dan penutupan tempat rekreasi.

Namun, ternyata belum ada tanda-tanda wabah berakhir, malahan penutupan diperpanjang lagi.

Kini, Walt Disney World menghadapi situasi buruk, harus merumahkan sekitar 43.000 karyawannya untuk sementara waktu sampai pandemik ini selesai.  

Mereka akan dirumahkan mulai 19 April, melansir Deadline.

Sebelumnya, pasa Sabtu lalu, Service Trades Council Union, sebuah koalisi serikat pekerja yang mewakili karyawan Disney World, telah mengumumkna lewat akun Facebook Live, mengenai penghentian kerja sementara itu.

Presiden Direktur Unite Here! Local 362, yang mewakili para pemain atraksi, penjaga, dan perencana liburan di Disney World, Eric Clinton, menyampaikan situasi yang berat ini.  

"Ini adalah keputusan yang tidak disukai serikat pekerja, namun, adalah hak perusahaan untuk memberhentikan dan memecat karyawan dalam situasi ini," kata Eric Clinton.

Semua karyawan yang terkena dampak bisa segera mendaftar tunjangan pengangguran di Florida. Sementara mereka yang memiliki asuransi akan dapat mempertahankan tunjangan asuransi kesehatan, gigi, dan jiwa, selama satu tahun.

Tidak hanya itu, perusahaan juga akan mempertahankan program bantuan pendidikan Disney Aspire.

"Disney akan membayar 100 persen dari semua biaya asuransi," jelas Clinton.

Hanya sekitar 200 pekerja yang diperlukan perusahaan akan tetap bekerja, termasuk di sektor keamanan, kuliner, rumah tangga dan patroli kawasan danau.

"Semua karyawan tetap mendapat jaminan, bahkan hingga 12 bulan. Setelah krisis berlalu mereka bisa kembali bekerja," janji Clinton.

Walt Disney World Resort di Orlando, Disneyland and California Adventure di Anaheim, dan Disneyland Paris Resort mulanya berharap penutupan hanya berlangsung sesaat.

Namun, kian parahnya wabah virus corona di AS, membuat penutupan diperpanjang. Hal ini membuat perusahaan harus mengambil keputusan pahit.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Ketegangan Meningkat, Zelensky Tantang Putin Bertemu Di Donbas
Dunia

Ketegangan Meningkat, Zelens..

21 April 2021 11:56
Jadi Korban Penipuan Telepon, Lansia Hong Kong Rugi Rp 465 Miliar
Dunia

Jadi Korban Penipuan Telepon..

21 April 2021 11:37
Letusan La Soufriere Berdampak Parah, PBB Galang Dana Bantuan
Dunia

Letusan La Soufriere Berdamp..

21 April 2021 10:56
Dikritik Lambat Lakukan Vaksinasi, PM Thailand: Kami Tidak Ingin Membahayakan Rakyat
Dunia

Dikritik Lambat Lakukan Vaks..

21 April 2021 10:43
Duta Besar Belize Untuk Taiwan Candice Pitts Serahkan Surat Kuasa Pada Presiden Tsai Ing-wen
Dunia

Duta Besar Belize Untuk Taiw..

21 April 2021 10:31
Ukraina: Rusia Akan Mengerahkan 120 Ribu Pasukannya Ke Perbatasan
Dunia

Ukraina: Rusia Akan Mengerah..

21 April 2021 10:22
Pendukung Alexei Navalny Siapkan Aksi Protes Selama Pidato Nasional Vladimir Putin
Dunia

Pendukung Alexei Navalny Sia..

21 April 2021 09:51
Rwanda: Prancis Terlibat Dalam Genosida 1994
Dunia

Rwanda: Prancis Terlibat Dal..

21 April 2021 09:32