Pandemik Covid-19 Bikin Orang Tinggal Di Rumah, Netflix Banjir Keuntungan

Netflix/Net

Tidak semua bisnis dirugikan dengan adanya pandemik virus corona baru (Covid-19) yang menghantam hampir seluruh dunia. Lihat saja salah satu penyedia layanan streaming, Netflix.

Sejak diberlakukannya jarak sosial atau bahkan kuncian yang mengharuskan semua orang untuk tetap tinggal di rumah, layanan Netflix semakin dicari-cari.

Buktinya pada Selasa (21/4), Netflix melaporkan lonjakan keuntungan yang terjadi selama penguncian. Di mana perusahaan yang berbasis di California itu mencatatkan laba sebesar 706 juta dolar AS dari pendapatan 5,8 miliar dolar AS, hanya dalam waktu tiga bulan pertama tahun ini.

Angka tersebut meningkat dengan adanya lonjakan pelanggan sebesar 15,7 juta dari kuartal sebelumnya. Sehingga, saat ini, Netlix memiliki total pelanggan 183 juta, berdasarkan angka pendapatan.

"Setelah menambah catatan pelanggan, Netflix akan terus menjadi perusahaan media yang paling tidak terpengaruh oleh Covid-19," kata analis peramalan eMarketer, Eric Haggstrom.

"Bisnis mereka sangat cocok untuk populasi yang tiba-tiba tinggal di rumah," lanjutnya seperti dimuat AFP.

Di tengah tekanan dan kekhawatiran akan situasi dunia saat ini, yang dibutuhkan oleh orang-orang selain makanan dan pasokan medis, adalah hiburan. Seperti halnya surat yang dinyatakan Netflix kepada para investornya.

"Kami sangat sadar bahwa kami beruntung memiliki layanan yang bahkan lebih berarti bagi orang-orang yang terkurung di rumah, dan kami dapat beroperasi dari jarak jauh dengan gangguan minimal dalam jangka pendek hingga menengah," kata eksekutif Netflix.

"Seperti layanan hiburan rumahan lainnya, kami melihat adanya peningkatan penayangan yang lebih tinggi dengan peningkatan pertumbuhan keanggotaan," tambahnya.

Kendati begitu, Netflix memperkirakan, pertumbuhan penayangan dan keanggotan akan menurun setelah pandemik virus corona baru mereda dan orang-orang mulai bisa bergerak dengan lebih bebas.

Dengan perkiraan tersebut, Netflix memproyeksikan bisa mendapatkan peningkatan bersih dari 7,5 juta langganan berbayar pada kuartal II hingga Juni. Namun, tetap tidak mengesampingkan adanya faktor lain yang bisa merubah angka tersebut.

"Mengingat ketidakpastian waktu pengurungan di rumah, ini sebagian besar merupakan dugaan," ujar Netflix.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75
Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Sur..

14 Agustus 2020 18:03
Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup
Dunia

Para Dokter Lancarkan Aksi P..

14 Agustus 2020 17:22
Usai UEA, Israel Targetkan Normalisasi Hubungan Dengan Bahrain
Dunia

Usai UEA, Israel Targetkan N..

14 Agustus 2020 16:32
Aplikasi WeChat Di AS Malah Booming Jelang Berlakunya Larangan
Dunia

Aplikasi WeChat Di AS Malah ..

14 Agustus 2020 16:11
Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak
Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop..

14 Agustus 2020 16:09
Presiden Ilham Aliyev: Turki Akan Jadi Mitra Utama Kerjasama Militer Azerbaijan
Dunia

Presiden Ilham Aliyev: Turki..

14 Agustus 2020 15:52
Bukan Hanya Pelabuhan Beirut, Beberapa Lokasi Ini Menyimpan Bahan Peledak Yang Berbahaya Dan Belum Diamankan
Dunia

Bukan Hanya Pelabuhan Beirut..

14 Agustus 2020 15:41
Virus Corona Sudah Menyebar, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Auckland
Dunia

Virus Corona Sudah Menyebar,..

14 Agustus 2020 15:06