Singgung Memo 57 Halaman Berisi Taktik Jahat Amerika, Jubir China: AS Gunakan Pandemi Ini Sebagai Senjata

Jubir Geng Shang/Net

Tuduhan Uni Eropa bahwa China telah menyebarkan disinformasi tentang pandemi Covid-19 pernah dibahas sebelumnya oleh Juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Pada briefing reguler hari Senin, Geng Shuang kembali menyampaikan bahwa tuduhan itu tidak benar. Bahwa China adalah korban bukan penggagas disinformasi Covid-19.   

"China selalu menentang pemalsuan dan penyebaran disinformasi oleh orang atau lembaga mana pun," kata Geng.

Ia menekankan Pemerintah China telah terbuka, transparan dan bertanggung jawab dalam upayanya untuk berbagi informasi dan pengalaman dengan dunia sejak awal wabah, seperti dikutip dari CGTN.

China juga secara aktif terlibat dalam kerja sama internasional untuk memerangi Covid-19 dan memberikan bantuan sesuai kapasitasnya ke negara lain, tambah Geng.

China juga telah mendapatkan penghargaan dari komunitas internasional melalui upaya yang keras, ketulusan dan rasa tanggung jawab, bukan dengan menyebarkan disinformasi.

Ia pun menyerukan kepada komunitas internasional untuk memboikot disinformasi dan bekerja sama untuk mengalahkan virus corona.

Mengenai memo 57 halaman Partai Republik AS yang bocor yang menyarankan para kandidatnya untuk menangani pandemi Covid-19 dengan menyerang China, Geng mengomentari dengan kalem.

"Amerika Serikat menegaskan bahwa China menyebarkan disinformasi," kata Geng. "Kita harus bertanya: Siapa sebenarnya yang menyebarkan informasi yang salah?"

"Sangat jelas mengapa beberapa kekuatan politik di Amerika Serikat secara obsesif menyerang China menggunakan pandemi sebagai senjata," kata Geng.

Di dalam memo itu yang dikirim oleh Komite Senator Republik Nasional ke kampanye Grand Old Party (GOP), tertuang panduan dan siasat aneh yang mendikte para kandidat Partai Republik untuk menyalahkan dan melempar segala tanggung jawab kepada China terkait virus corona.

Ada tiga garis utama serangan yang merupakan tiga maksud jahat AS. Pertama, mengalihkan kemarahan masyarakat terhadap kewalahan pemerintah AS dalam penanggulangan pandemi.

Kedua, memukul Partai Demokrat, menggambarkan citra Partai Republik yang berhaluan keras terhadap Tiongkok demi kemenangan pilpres mendatang.

Dan yang ketiga, terus mencari alasan untuk menyerang Tiongkok guna membendung perkembangan Tiongkok. Kinerja seperti apa yang dilakukan Tiongkok dalam memerangi pandemi Covid-19, baik dilihat secara kronologi maupun dari hasil inspeksi para pakar di lapangan, sudah memberikan evaluasi yang adil.

Geng dengan tegas mengatakan, China menentang tindakan orang-orang Amerika yang melibatkan China dalam kampanye pemilihan AS dan mendiskreditkan China karena wabah itu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Buat Aksi Solidaritas Palestina Di Kawasan, Jokowi Sampaikan Pernyataan Bersama Sultan Bolkiah Dan PM Muhyiddin
Dunia

Buat Aksi Solidaritas Palest..

17 Mei 2021 23:56
Militer Israel Akui Sudah Serang Kapal Selam Hamas Di Dekat Pantai Gaza
Dunia

Militer Israel Akui Sudah Se..

17 Mei 2021 20:24
Jalur Gaza Dibombardir, AS Sepakati Paket Penjualan Senjata Ratusan Juta Dolar Ke Israel
Dunia

Jalur Gaza Dibombardir, AS S..

17 Mei 2021 19:59
Erdogan Telepon Paus Fransiskus, Desak Bantu Akhiri Agresi Militer Israel
Dunia

Erdogan Telepon Paus Fransis..

17 Mei 2021 19:01
India Bersiap Hadapi Bencana Angin Topan Besar Di Tengah Derita Tsunami Covid-19
Dunia

India Bersiap Hadapi Bencana..

17 Mei 2021 17:12
Save the Children: Tiga Anak Di Gaza Terluka Setiap Satu Jam
Dunia

Save the Children: Tiga Anak..

17 Mei 2021 16:56
Konflik Israel-Hamas Merembet Ke Belanda, Monumen Pembantaian Warga Yahudi Jadi Korban Vandalisme
Dunia

Konflik Israel-Hamas Merembe..

17 Mei 2021 16:55
Kasus Covid-19 Menurun Turki Buka Pembatasan Bertahap, Pesta Pernikahan Tetap Dilarang
Dunia

Kasus Covid-19 Menurun Turki..

17 Mei 2021 16:37