Sedih Karena Muncul Kasus Baru Virus Corona, Merkel: Kita Masih Berjalan Di Atas Es Yang Tipis, Mungkin Yang Tertipis

Kanselir Angela Merkel/Net

Jerman akan berhati-hati melonggarkan aturan penguncian virus corona. Negara itu tengah menghadapi prospek suram karena harus memulihkan langkah-langkah tersebut menyusul adanya kasus baru virus corona.

Rencananya, pada pekan ini Jerman akan memulai pelonggaran secara bertahap seiring dengan angka kasus yang turun. Toko dan usaha kecil diperbolehkan buka, dealer mobil dan sepeda, serta toko buku, diizinkan beroperasi sambil tetap menjaga jarak sosial. Minggu depan, kemungkinan beberapa siswa diharapkan kembali ke sekolah.

Semua negara bagian juga bergerak maju dengan aturan penggunaan masker saat berada di area publik.

Namun, Robert Koch Institute,  sebuah lembaga pemerintah federal Jerman dan lembaga penelitian yang bertanggung jawab untuk pengendalian dan pencegahan penyakit, mengungkapkan adanya kenaikan infeksi baru dengan asumsi 1.0 yang artinya setiap orang yang terinfeksi menularkan virus ke satu orang lain.

Para ahli virologi di lembaga itu bersikeras tingkat infeksi harus tetap di bawah 1,0 untuk menjaga pandemi dikelola.

"Jumlahnya harus tetap di bawah satu, itu adalah tujuan besar," ujar Lothar Wieler, kepala Robert Koch Institute, mengatakan pada konferensi pers, seperti dikutip dari Fox News, Rabu (29/4).

Para pejabat sedang memantau apakah pelonggaran aturan penguncian malah akan menumbuhkan kasus baru.

Hal ini tentu saja menyedihkan. Kanselir Angela Merkel  akan membahas lagi keputusan pelonggaran penguncian pada Kamis, setelah melihat kenyataan adanya kasus baru belakangan ini.

Ia juga telah memperingatkan negara-negara federal Jerman agar tidak melonggarkan penguncian mereka terlalu cepat, karena pandemik itu belum berakhir bahkan baru saja dimulai.  

"Kita masih berjalan di atas es yang tipis, bahkan mungkin kata orang-orang ini adalah es tertipis.”

“Kita tidak hidup dalam fase terakhir pandemi, tetapi masih pada awalnya. Kami akan hidup dengan virus ini untuk waktu yang lama," Merkel mengingatkan.

“Janganlah kita menyia-nyiakan apa yang telah kita capai dan mengambil risiko kemunduran. Akan memalukan jika harapan prematur akhirnya menghukum kita semua. Mari kita semua tetap berada di jalur dalam fase pandemi berikutnya, cerdas dan hati-hati. Ini perjalanan yang panjang; kita tidak bisa kehabisan stamina dan udara terlalu cepat.”
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Gelar Pesta Saat Keadaan Darurat, 89 WNA Ditangkap Polisi Thailand
Dunia

Gelar Pesta Saat Keadaan Dar..

28 Januari 2021 17:52
Sindir AS, Dubes Cui Tiankai: Menganggap China Sebagai Saingan Strategis Adalah Sebuah Kesalahan
Dunia

Sindir AS, Dubes Cui Tiankai..

28 Januari 2021 17:10
Armenia Peringati Hari Tentara, PM Pashinyan Letakkan Bunga Di Makam Pahlawan
Dunia

Armenia Peringati Hari Tenta..

28 Januari 2021 17:06
Angela Merkel Dukung Seruan Xi Jinping Untuk Hindari Perang Dingin Baru, Tapi Tetap Tekan China Soal HAM
Dunia

Angela Merkel Dukung Seruan ..

28 Januari 2021 16:04
Karantina Selesai, Tim Ilmuwan WHO Lancarkan Misi Selidiki Asal-usul Virus Corona
Dunia

Karantina Selesai, Tim Ilmuw..

28 Januari 2021 15:35
Boneka Rajut Meme Bernie Sanders Laku Terjual Ratusan Juta Rupiah
Dunia

Boneka Rajut Meme Bernie San..

28 Januari 2021 14:44
53 Orang Hangus Terbakar Dalam Tabrakan Maut Bus VS Pengangkut Bahan Bakar Di Kamerun
Dunia

53 Orang Hangus Terbakar Dal..

28 Januari 2021 14:34
Pendeta Di Rumania Di-Bully Netizen Gara-gara Sosialisasikan Vaksinasi Di Medsos
Dunia

Pendeta Di Rumania Di-Bully ..

28 Januari 2021 14:25