Beberkan Upaya China Yang Menutupi Kasus Covid-19, Pompeo: China Membungkam Wartawan, Bisa Anda Lihat Bukan?

Tangkapan layar pidato Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat kembali mengingatkan bahwa pemerintah China melakukan segala yang ia bisa ‘untuk memastikan dunia tidak belajar secara tepat waktu’ tentang apa yang terjadi saat ini.

"@SecPompeo #COVID19: Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Partai Komunis Tiongkok melakukan semua yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa dunia tidak belajar secara tepat waktu tentang apa yang sedang terjadi. Begitulah cara Partai Komunis beroperasi. Itu menciptakan risiko yang sangat besar," tulis Kementerian dalam akun Twitternya.

Tweet yang diposting pada Sabtu (9/5) itu juga menyertakan ulang rekaman pidato Mike Pompeo yang mengatakan bahwa pemerintah China melakukan segala yang ia bisa.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Partai Komunis Tiongkok melakukan semua yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa dunia tidak belajar secara tepat waktu tentang apa yang terjadi," kata Pompeo dalam video tersebut.

Menurut Pompeo ada banyak bukti yang bisa dilihat.

“Beberapa di antaranya bisa Anda lihat di depan umum, bukan? Kami telah melihat mereka mencoba menghalau pelaporan yang dilakukan wartawan.”

Dalam sebuah wawancara media, Pompeo mengatakan China terlibat dalam "upaya disinformasi Komunis klasik" dengan membungkam para profesional medis dan menghalau wartawan untuk membatasi penyebaran informasi tentang virus.

Dia mengatakan langkah-langkah ini menciptakan risiko besar dan melukai ratusan ribu orang di seluruh dunia.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa Partai Komunis Tiongkok melakukan semua yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa dunia tidak belajar secara tepat waktu tentang apa yang terjadi," katanya.

“Presiden Trump sudah sangat jelas. Kami akan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab, dan kami akan melakukannya berdasarkan waktu yang kami miliki,” tambahnya.

Pemerintahan Trump menyalahkan China atas tanggapannya yang tertunda terhadap virus corona, dengan mengatakan negara itu tidak memberikan informasi yang akurat dengan cukup cepat.

Laporan dari Tiongkok menunjukkan bahwa dokter yang memperingatkan tentang virus corona sejak dini dihukum. Wartawan dari The New York Times, The Washington Post dan The Wall Street Journal dilarang dari negara itu  bulan lalu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Jelang 17 Agustus, Dubes Suriah Beri Ucapan HUT RI Ke-75
Dunia

Jelang 17 Agustus, Dubes Sur..

14 Agustus 2020 18:03
Para Dokter Lancarkan Aksi Protes, 8.300 Klinik Di Korea Selatan Tutup
Dunia

Para Dokter Lancarkan Aksi P..

14 Agustus 2020 17:22
Usai UEA, Israel Targetkan Normalisasi Hubungan Dengan Bahrain
Dunia

Usai UEA, Israel Targetkan N..

14 Agustus 2020 16:32
Aplikasi WeChat Di AS Malah Booming Jelang Berlakunya Larangan
Dunia

Aplikasi WeChat Di AS Malah ..

14 Agustus 2020 16:11
Makin Tidak Akur, India Stop Pakai Kapal China Untuk Kirim Minyak
Dunia

Makin Tidak Akur, India Stop..

14 Agustus 2020 16:09
Presiden Ilham Aliyev: Turki Akan Jadi Mitra Utama Kerjasama Militer Azerbaijan
Dunia

Presiden Ilham Aliyev: Turki..

14 Agustus 2020 15:52
Bukan Hanya Pelabuhan Beirut, Beberapa Lokasi Ini Menyimpan Bahan Peledak Yang Berbahaya Dan Belum Diamankan
Dunia

Bukan Hanya Pelabuhan Beirut..

14 Agustus 2020 15:41
Virus Corona Sudah Menyebar, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Auckland
Dunia

Virus Corona Sudah Menyebar,..

14 Agustus 2020 15:06