Diduga Terlibat Pelanggaran HAM, Mendagri Iran Masuk Daftar Hitam AS

Menteri Dalam Negeri Iran, Abdolreza Rahmani Fazli/Net

Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi kepada Iran. Sanksi tersebut ditargetkan pada Menteri Dalam Negeri Abdolreza Rahmani Fazli yang diduga terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia.

Sanksi tersebut dimuat dalam pernyataan Departemen Keuangan AS yang dirilis pada Rabu (20/5). Di sana, dinyatakan Fazli memberi perintah kepada Pasukan Penegak Hukum Iran (LEF) untuk menggunakan kekerasan dalam menanggapi unjuk rasa anti pemerintah pada November.

"Tujuannya, dan rezim, adalah untuk meredam protes damai ini dan menekan hak berkumpul damai dan kebebasan berekspresi dengan biaya berapa pun," ujar Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan terpisah seperti dikutip CGTN.

Departemen juga mengatakan LEF bertanggung jawab atas pembunuhan ratusan orang Itania selama masa jabatan Rahmani Fazli yang dimulai pada 2013.

Departemen itu juga memasukkan tujuh pejabat senior LEF ke dalam daftar hitam. Termasuk komandan Hossein Ashtari Fard dan seorang komandan provinsi Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), untuk peran mereka dalam penindasan para pengunjuk rasa.

Yayasan Kerjasama LEF yang aktif dalam industri energi, konstruksi, layanan, teknologi, dan perbankan Iran juga masuk daftar hitam, demikian juga direktur dan anggota dewan pengawasnya.

Sanksi yang diberikan AS sendiri merupakan pembekuan semua aset yang dimiliki orang-orang yang masuk daftar hitam di AS dan umumnya melarang orang Amerika untuk berurusan dengan mereka.

Washington juga melarang Rahmani Fazli dan Kepala Dinas Intelijen Iran 1989-1997, Ali Fallahian untuk bepergian ke AS. Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Fallahian terlibat dalam pembunuhan dan serangan di seluruh dunia.

Kolom Komentar


Video

Tamu Al Fateh | Teguh Timur | CEO RMOL | Owner Malik Arslan | Jakarta | Indonesia | Al fateh carpets

Rabu, 23 September 2020
Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak Pendapat Perolehan Joe Biden - Donald Trump Hanya Terpaut Tipis
Dunia

Pilpres AS 2020, Hasil Jajak..

25 September 2020 06:51
Nancy Pelosi: Omong-omong Anda Tidak Berada Di Korea Utara Atau Arab Saudi. Ini Amerika, Tuan Trump!
Dunia

Nancy Pelosi: Omong-omong An..

25 September 2020 06:33
Hamas Dan Fatah Mulai Akur, Sepakat Gelar Pemilu Pertama Palestina Sejak 15 Tahun
Dunia

Hamas Dan Fatah Mulai Akur, ..

25 September 2020 06:14
Ditangkap Polisi Hong Kong, Aktivis Joshua Wong Tegaskan Dia Akan Tetap Melawan
Dunia

Ditangkap Polisi Hong Kong, ..

25 September 2020 05:58
Kantong Plastik Berisi Uang Tunai 18 Juta Dolar AS Ditemukan Di Dinding Rumah Pablo Escobar
Dunia

Kantong Plastik Berisi Uang ..

24 September 2020 23:48
Hasil Banding, Pengadilan Di Jerman Izinkan Azan Berkumandang Lagi
Dunia

Hasil Banding, Pengadilan Di..

24 September 2020 19:26
Tak Mau Kalah Dari Trump, Vladimir Putin Ikut Masuk Nominasi Penerima Nobel
Dunia

Tak Mau Kalah Dari Trump, Vl..

24 September 2020 17:47
Kapal Rusia Masuk Perairan Teritorialnya, Swedia Marah: Itu Kejahatan!
Dunia

Kapal Rusia Masuk Perairan T..

24 September 2020 17:14